Laboartorium Obah #3 dan Cara Menjadi Manusia di Tengah Riuhnya Dunia
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
Pemain PSS Sleman, Fachruddin (kiri) dibayangi pemain Borneo FC, Leonardo Rodrigues De Souza di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (12/9/2024)./Antara
Harianjogja.com, SOLO—Menghadapi 10 pemain Borneo FC, PSS Sleman gagal meraih 3 poin dalam lanjutan Liga 1 2024/2025. Dalam laga yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Kamis (12/9/2024) sore WIB itu, PSS Sleman yang bertindak sebagai tuan rumah ditahan imbang oleh Borneo FC dengan skor 1-1.
Di awal babak pertama, tim tamu justru tampil mendominasi permainan. Terbukti, beberapa peluang justru diperoleh oleh Tim Pesut Etam.
Meski begitu, petaka justru dialami skuad asuhan Pieter Huistra. Pertandingan baru berjalan 8 menit, kiper mereka, Nadeo Argawinata justru diganjar kartu merah oleh wasit lantaran dinilai melakukan pelanggaran terhadap pemain PSS, Nicolao Cardoso.
Unggul jumlah pemain, PSS sebenarnya berbalik mendominasi permainan. Sejumlah skema serangan yang diterapkan pelatih, Wagner Lopes terbukti efektif membahayakan lini pertahanan Borneo FC. Salah satunya adalah tendangan keras Nicolao Cardoso yang berhasil ditepis kiper Borneo.
Ironisnya, justru Borneo yang berhasil mencetak angka terlebih dulu. Di menit ke-25, Leo Gaucho sukses memanfaatkan assist dari Mariano Peralta untuk kemudian melepaskan tendangan yang gagal diantisipasi kiper PSS, Alan Bernardon. Skor pun berubah menjadi 0-1 untuk Borneo FC dan bertahan hingga jeda laga.
Di babak kedua, PSS masih mengambil inisiatif serangan. Sayangnya, penyelesaian akhir yang buruk membuat Super Elang Jawa gagal mencetak angka dan menyamakan kedudukan.
Bahkan di pertengahan babak kedua, penyerang PSS, Hokky Caraka mendapatkan peluang emas setelah memutuskan untuk melakukan shooting yang melebar, padahal ada rekannya menanti bebas di sisi kiri.
Akhirnya, gol penyelamat muka PSS tercipta. Di menit ke-75, Hokky melepaskan tendangan yang berhasil ditepis kiper Borneo. Nahas bagi Borneo, bola itu justru membentur pemain mereka, Christophe Nduwarugira dan bergulir ke gawang sendiri. Skor pun berubah menjadi 1-1.
Gol itu tak pelak kian mendongkrak semangat Super Elang Jawa. Serangan demi serangan dilancarkan oleh para pemain PSS. Sejumlah peluang pun tercipta, terutama di 10 menit akhir laga.
BACA JUGA: Prediksi PSS Sleman vs Borneo FC: Super Elja Bertekad Raih Poin di Laga Kandang
Di masa injury time babak kedua, Gustavo Tocantins berpeluang mencetak gol. Sayangnya, tendangannya hanya melayang di atas gawang Borneo.
Hingga pertandingan berakhir, skor imbang 1-1 tetap bertahan.
Dengan hasil itu, Borneo masih bertengger di puncak klasemen sementara Liga 1 2024/2025 dengan torehan 10 poin dari 4 laga. Sebaliknya, posisi PSS Sleman masih terpuruk di dasar klasemen dengan poin -2.
Alan Bernardon (GK); Cleberson, Kevin Gomes, Betinho, Gustavo Tocantins, Fachruddin, Nicolao Cardoso, Wahyudi Hamisi, Dion Oktawian, Paulo Sitanggang, Achmad Figo.
Pelatih: Wagner Lopes
Nadeo Argawinata (GK), Ronaldo, Kei Hirose, Leo Gaucho, Stefano Lilipaly, Leo Guntara, Christophe Nduwarugira, Mariano Peralta, Rivaldo Enero, M Fajar, Berguinho.
Pelatih: Pieter Huistra
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Pemkab Bantul siapkan lima kalurahan untuk program Kampung Redam hasil kerja sama dengan Kementerian HAM. Fokus pada resolusi konflik dan keadilan restoratif.
Daftar klub yang lolos ke Liga Champions 2026/2027. Simak klub raksasa yang lolos otomatis dan daftar tim yang berjuang lewat kualifikasi di sini.
KDMP Tamanmartani menggunakan dana LPDB untuk operasional awal klinik pratama sambil menunggu kerja sama BPJS Kesehatan.