Advertisement
Piala AFF 2024, Melihat Strategi Ekperimen STY untuk Timnas Indonesia

Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Timnas Indonesia ditahan imbang Laos 3-3 di stadion Manahan, Kamis (12/12/2024 di laga kedua pagelaran Piala AFF 2024.
Hasil tersebut memang membuat Indonesia kini memuncaki klasemen Grup B Piala AFF dengan nilai empat dari satu kali menang dan sekali seri.
Advertisement
Namun dari laga melawan Laos, pecinta sepak bola disuguhkan permainan timnas Indonesia yang tidak sesuai dengan harapan.
Bermaterikan pemain-pemain muda dengan rentang usia 22 tahunan, timnas Garuda tidak memiliki kreativitas, pemainan yang solid, dan kekuatan dalam karakter.
Bahkan tiga gol ke gawang Laos berasal dari bola-bola mati ataupun kemelut di depan gawang. Sedangkan gol Laos bermula dari serangan balik yang tidak bisa dibendung lini belakang timnas Indonesia.
Pelatih Shin Tae-yong benar-benar harus membenahi semua lini yang ada. Tidak hanya lini belakang, barisan gelandang dan striker juga harus diupgrade di laga selanjutnya.
Pasalnya, di laga selanjutnya, lawan yang dihadapi timnas Indonesia juga bukan kaleng-kaleng, yaitu Vietnam di Stadion Viet Tri, Minggu (15/12/2024).
BACA JUGA: Timnas Sepakbola Putri Indonesia Masuk Rangking 100 Besar FIFA
Apalagi Vietnam di turnamen ini tidak main-main dalam mempersiapkan tim. Pelatih asal Korea Selatan, Kim Sang-Sik membawa Vietnam beruji coba ke Negeri Gingseng dan mendapatkan hasil yang istimewa.
Hasil tersebut membuat Shin Tae-yong harus mempersiapkan timnya dengan sempurna. Meski tidak diperkuat pemain-pemain utama, kekalahan bakal membuat Indonesia bisa dalam posisi sulit untuk lolos ke babak semifinal.
Shin Tae-yong tidak boleh lagi bereksperimen di laga nanti. Memang pria yang biasa disapa STY itu beralasan rotasi merupakan cara untuk mengakali jadwal Piala AFF yang padat.
"Jadwal pertandingan AFF Cup 2024 terlalu keras. Waktu istirahat antara pertandingan hanya tiga hari dan ini seperti tantangan bagi para pemain," kata Shin Tae-yong.
Namun sejumlah pemain utama yang berpengalaman seperti Asnawi Mangkualam sudah harus bermain dari awal laga.
Satu lagi catatan yang harus diperhatikan oleh STY yaitu ketiadaan Marselino Ferdinan yang terkena kartu merah di laga melawan Laos.
Absennya Marselino membuat komposisi lini depan bakal berubah. Jika biasanya Marselino berdiri di belakang dua striker, kini posisi tersebut bisa diisi Arkhan Kaka, Hokky Caraka, atau Rafael Struick.
Satu yang pasti, jika timnas Indonesia kalah dilaga melawan Vietnam, maka timnas Garuda wajib menang melawan Filipina di laga berikutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Donald Trump Kenakan Tarif Tambahan 32 Persen, Jadi Ancaman Serius Sektor Perdagangan Indonesia
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Khusus Libur Lebaran hingga 13 April 2025, Berikut Jadwal KRL Solo Jogja dari Stasiun Palur Sampai Tugu Jogja
- Hanya Khusus Libur Lebaran 2025, Berikut Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo PP
- Hanya Rp11.600, Berikut Jadwal Angkutan Shuttle Rute Malioboro-Parangtritis
- Jumlah Kendaraan Keluar Jogja Meningkat di H+2 Lebaran, Tempel Jadi Perbatasan Paling Sibuk
- Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Terjadi Hari Ini
Advertisement
Advertisement