FIFA Dikritik Gara-Gara Offside Misterius pada Laga Swiss Kontra Qatar
Kontroversi penalti Swiss vs Qatar di Piala Dunia 2026 memicu kritik Gary Neville terhadap FIFA yang dinilai tidak transparan soal offside.
Sandy Walsh/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA — Bek Timnas Indonesia Sandy Walsh mencatatkan pencapaian bersejarah setelah membantu Buriram United melaju ke babak perempat final AFC Champions League Elite musim 2025/2026.
Tiket delapan besar diraih seusai Buriram United menyingkirkan Melbourne City FC melalui drama adu penalti pada leg kedua babak 16 besar yang digelar di Chang Arena, Selasa (10/3/2026).
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Buriram United mampu menang 1-0 pada waktu normal sehingga agregat kedua tim menjadi imbang. Setelah dua babak tambahan tidak menghasilkan gol tambahan, penentuan pemenang harus dilakukan melalui adu penalti.
Dalam babak tos-tosan tersebut, Buriram United tampil lebih tenang dan akhirnya menang dengan skor 4-2 untuk memastikan langkah ke perempat final.
Dua Rekor Bersejarah Sandy Walsh
Dalam laga krusial tersebut, Sandy Walsh dipercaya tampil sejak menit awal. Ia kemudian ditarik keluar lebih cepat setelah timnya melakukan perubahan taktik menyusul kartu merah yang diterima salah satu pemain Buriram.
Meski demikian, penampilan Walsh tetap mencatatkan dua pencapaian penting bagi pemain Indonesia di kompetisi antarklub Asia.
Pertama, ia menjadi pemain Indonesia pertama yang mampu mencapai babak perempat final AFC Champions League Elite dalam dua musim beruntun. Musim sebelumnya, Walsh juga menembus fase yang sama ketika masih membela Yokohama F. Marinos.
Kedua, bek berusia 29 tahun tersebut kini tercatat sebagai pemain Indonesia dengan jumlah penampilan terbanyak di ajang ACL Elite, yakni mencapai 10 pertandingan.
Konsistensi Buriram United di Asia
Keberhasilan menembus perempat final kembali menegaskan posisi Buriram United sebagai salah satu klub paling konsisten dari Asia Tenggara di kompetisi antarklub Asia.
Klub berjuluk The Thunder Castle tersebut tercatat rutin tampil di kompetisi tertinggi Asia selama lebih dari satu dekade terakhir.
Musim 2025/2026 menjadi kali ketiga Buriram United berhasil mencapai babak perempat final setelah sebelumnya menorehkan prestasi serupa pada musim 2013 dan 2024/2025.
Di bawah arahan pelatih Osmar Loss, Buriram kini menargetkan pencapaian baru dengan mencoba melangkah ke babak semifinal untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Target Lolos ke Semifinal
Seusai menyingkirkan wakil Australia, tantangan Buriram United di fase berikutnya diperkirakan akan semakin berat.
Namun dengan stabilitas permainan tim serta kontribusi pemain asing dan pemain kunci seperti Sandy Walsh, klub asal Thailand tersebut optimistis mampu bersaing dengan tim-tim kuat dari kawasan Asia Timur.
Usai memastikan tiket perempat final, Buriram United kini harus membagi fokus antara menjaga performa di kompetisi domestik sekaligus mempersiapkan strategi menghadapi undian babak delapan besar. Pada fase tersebut, mereka berpotensi bertemu klub-klub raksasa dari Jepang maupun Korea Selatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kontroversi penalti Swiss vs Qatar di Piala Dunia 2026 memicu kritik Gary Neville terhadap FIFA yang dinilai tidak transparan soal offside.
BLT Kesra Rp900.000 mulai disalurkan Juni 2026. Simak penyebab bantuan belum cair, aturan desil Kemensos, dan cara cek penerima bansos.
Kemnaker akan mengumumkan hasil seleksi Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap 2 pada 18 Juni melalui Skillhub SIAPkerja.
Pantai Gading meraih kemenangan 1-0 atas Ekuador pada laga perdana Grup E Piala Dunia 2026 berkat gol Amad Diallo di menit ke-90.
RSUD Prambanan membuka akses informasi kesehatan pasien, sementara kuasa hukum keluarga masih menunggu dokumen rekam medis.
KPK menjadwalkan pemeriksaan pemilik Maktour, Fuad Hasan Masyhur, sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 yang merugikan negara Rp622 miliar.