Kawasan Yudikatif IKN Dikebut, Gedung MA Progres 12,5 Persen
Pembangunan kawasan yudikatif IKN terus dikebut dan ditargetkan rampung 2027, dengan progres Gedung MA 12,5 persen.
David dan Victoria Beckham./Istimewa-Instagram @victoriabeckham
Harianjogja.com, JAKARTA—David Beckham mengungkapkan kekecewaanya terhadap perilaku pemain manchester United selama menjalani tur pramusim di Asia, yang menurutnya menunjukkan banyak hal yang “tidak bisa diterima” sebagai pemain klub sebesar United.
"Saya tidak suka melihat apa yang terjadi di klub," kata Beckham dikutip dari CBS Sports.
"Benar bahwa yang terpenting adalah performa di lapangan, tetapi saya melihat banyak hal yang tidak bisa saya terima sebagai penggemar dan pencinta Manchester United."
Komentar tegas Beckham muncul setelah sejumlah insiden yang mencoreng citra klub dalam tur Asia tersebut. Winger muda Amad Diallo tertangkap kamera mengacungkan jari tengah ke arah kerumunan penggemar di depan hotel tim di Kuala Lumpur, Malaysia.
Amad dalam akun media sosial X miliknya mengklaim dirinya mendapat hinaan terhadap ibunya dan menyatakan tidak menyesali tindakannya.
BACA JUGA: Daftar 11 Pemain Terbaik Liga Champions 2024/2025, PSG Mendominasi
Tak lama berselang, rekaman di media sosial menunjukkan winger Alejandro Garnacho terlibat cekcok singkat dengan seorang penggemar yang sedang merekamnya. Kedua insiden itu menjadi sorotan di tengah performa mengecewakan tim, baik di dalam maupun luar lapangan.
Manchester United yang baru saja menutup musim Liga Inggris di posisi ke-15, peringkat terendah dalam sejarah klub, juga gagal tampil meyakinkan selama tur. Mereka takluk 0-1 dari ASEAN All-Stars, sebelum menang 3-1 atas Hong Kong lewat comeback di babak kedua.
Beckham menegaskan bahwa mengenakan lambang Manchester United membawa tanggung jawab besar.
"Kami tahu betul arti dari mengenakan lambang klub. Ke mana pun kami pergi, baik di Eropa maupun Asia, kami selalu menghormati para penggemar. Mereka datang, membayar, berharap bisa melihat kami, mendapatkan tanda tangan, atau sekadar berfoto. Itu harus dihargai," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pembangunan kawasan yudikatif IKN terus dikebut dan ditargetkan rampung 2027, dengan progres Gedung MA 12,5 persen.
Di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, layanan pendidikan diperluas melalui sekolah negeri, sekolah kemitraan
Mengenal sejarah Paskibraka yang berawal dari Jogja pada 1946, makna formasi 17-8-45, hingga pembinaan Paskibraka di bawah BPIP.
BNPB mencatat 1.514 bencana terjadi hingga 17 Agustus 2026. Sebanyak 3,7 juta warga terdampak dan 24.883 rumah rusak.
Menjelang Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah, sektor pertanian terus menjadi fokus bagi pemerintahan di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi
Mengenal sejarah Gedung Agung Jogja, dari era kolonial Belanda hingga menjadi saksi perjuangan kemerdekaan dan pusat agenda kenegaraan.