PSEL Jogja Masuk Tahap Baru, Pematangan Lahan Dimulai Agustus
Pemkot Jogja menyiapkan pematangan lahan PSEL pada Agustus 2026. Anggaran Rp17 miliar ditanggung bersama Jogja, Sleman, dan Bantul.
Pelatih PSIM Jogja, Jean- Paul Van Gastel dan Anton Fase saat konferensi pers usai pertandingan, Minggu (14/9/2025). - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel mengaku kecewa dengan kekalahan perdana yang diderita timnya pada Super League 2025/2026 usai takluk oleh tamunya, Borneo FC dengan skor 1-3 di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Minggu (14/9/2025).
Van Gastel mengakui kualitas yang dimiliki Borneo FC. Menurutnya, dengan kualitas permainan tadi, lawannya berhak menang sekaligus menempati puncak klasemen sementara Super League.
“Borneo ada di puncak klasemen, dan kita lihat tadi mereka tim yang punya kualitas. Tapi saya pikir di babak pertama adalah pertandingan yang seimbang,” kata Van Gastel saat konferensi pers usai laga, Minggu (14/9/2025).
BACA JUGA: Bulog Jamin Beras SPHP Mutunya Tak Berkurang
“Saya tidak suka kekalahan, tapi inilah bagian dari pertandingan. Tentunya berat menerima kekalahan,” ujarnya.
Di sisi lain, PSIM Jogja masih kesulitan saat bermain di kandang sendiri. Laskar Mataram justru belum pernah meraih kemenangan di kandang sendiri, dengan mencatatkan dua hasil imbang dengan Arema FC dan Persib Bandung, serta satu kekalahan dari Borneo FC.
Dua kemenangan PSIM justru terjadi saat bermain tandang menghadapi Persebaya Surabaya dan Malut United. Menurutnya, hal ini karena lawan yang dihadapi di kandang merupakan tim papan atas sehingga sulit dikalahkan.
“Kalau kita melihat lawan kami, ada Arema, Persib, dan Borneo. Mereka adalah tim papan atas pada musim sebelumnya. Tapi kita terus berbenah, dan kita masih bisa memperbaikinya,” ucap Van Gastel.
Laga melawan Borneo juga diwarnai gol perdana winger asal Belanda, Anton Fase. Golnya mampu memperkecil ketertinggalan PSIM menjadi 1-3.
BACA JUGA: Pengusaha Dukung Rekomendasi MUI untuk Jaminan Halal Menu MBG
Anton Fase mengaku tidak senang meski mencetak gol perdana bagi PSIM akibat kekalahan ini. Namun, ia bertekad akan memperbaiki kualitas permainan di pertandingan selanjutnya.
“Tentu ini adalah gol perdana saya. Tapi saya tidak suka kekalahan, lawan kita bermain lebih bagus, dan kita akan memperbaiki kekurangan di kemudian hari,” ucap Fase.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja menyiapkan pematangan lahan PSEL pada Agustus 2026. Anggaran Rp17 miliar ditanggung bersama Jogja, Sleman, dan Bantul.
Program Lumbung Mataraman di DIY menyalurkan KUR Rp9,17 miliar dan memperluas akses keuangan untuk memperkuat ekonomi kalurahan.
Empat perwira terbaik meraih Adhi Makayasa 2026. Tiga di antaranya alumni SMA Taruna Nusantara dan menerima pangkat dari Prabowo.
Dokter mengingatkan makanan pedas viral dapat mengganggu pencernaan dan tumbuh kembang anak jika dikonsumsi tanpa pengawasan
Remco Evenepoel memenangi etape 16 Tour de France 2026 dan mengukir rekor kemenangan ke-500 Belgia sepanjang sejarah balapan.
Prabowo meminta perwira remaja TNI-Polri menguasai AI, teknologi siber, dan bahasa asing untuk menghadapi ancaman keamanan modern.