FairSquare Desak FIFA Cegah Gianni Infantino Maju Lagi
FairSquare meminta FIFA meninjau kelayakan Gianni Infantino maju lagi dalam pemilihan presiden 2027 terkait batas masa jabatan.
Trofi Piala Dunia - ist/FIFA
Harianjogja.com, JOGJA—Iran mengancam tidak akan berpartisipasi dalam undian Piala Dunia 2026 pekan depan di Washington, D.C., menyusul penolakan visa Amerika Serikat terhadap Presiden Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI), Mehdi Taj. Ancaman boikot ini disampaikan langsung oleh juru bicara federasi.
Juru bicara FFIRI, Amir Mehdi Alavi, menyatakan penolakan visa tersebut sebagai keputusan politik yang tidak berkaitan dengan olahraga. "Kami telah memberi tahu FIFA bahwa keputusan yang diambil tidak berkaitan dengan olahraga, dan anggota delegasi Iran tidak akan berpartisipasi dalam undian Piala Dunia," kata Alavi, seperti dikutip dari Tehran Times, Senin (1/12/2025).
Iran termasuk dalam salah satu dari 19 negara yang warganya menghadapi pembatasan masuk ke AS berdasarkan kebijakan imigrasi yang dikeluarkan oleh mantan Presiden Donald Trump pada Juni 2025 lalu. Meskipun kebijakan tersebut memberikan pengecualian bagi atlet, pelatih, dan ofisial yang terlibat dalam ajang olahraga besar seperti Piala Dunia, pengecualian itu tampaknya tidak berlaku sepenuhnya untuk delegasi Iran.
Menurut laporan, tiga orang dari delegasi Iran, termasuk Presiden FFIRI Mehdi Taj, ditolak visanya oleh Departemen Luar Negeri AS. Sementara itu, empat anggota lainnya, seperti Pelatih Kepala Timnas Iran Amir Ghalenoei, justru mendapatkan izin masuk.
Ini bukan kali pertama Iran mengalami kendala visa. Pada Oktober lalu, dilaporkan bahwa baik Taj maupun Ghalenoei sempat ditolak visanya. Persoalan tersebut kemudian dibawa oleh FFIRI langsung ke hadapan Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Sebelumnya, Infantino telah berupaya menenangkan situasi dengan menegaskan bahwa semua pihak akan disambut dalam Piala Dunia 2026. Dalam pernyataannya pada 9 Oktober 2025, ia menyebut telah melakukan pembahasan intensif dengan pemerintah AS. "Kami berdiskusi dengan sangat baik bersama pemerintah AS. Ada gugus tugas Gedung Putih yang dipimpin Presiden Trump, dan semua topik ini dibahas di sana," ujar Infantino.
Infantino menambahkan, "Dengan semua sekretaris negara terkait, tidak akan ada masalah terkait visa, terutama untuk tim peserta dan delegasi, dan kami juga sedang mengerjakan hal yang sama untuk para penggemar. Semoga kabar baik segera muncul."
Sebagai langkah antisipasi, FIFA telah meluncurkan "FIFA Pass", sebuah skema yang memberikan prioritas pemrosesan visa bagi pemegang tiket Piala Dunia. Namun, FIFA menegaskan bahwa prioritas ini bukan jaminan kepastian disetujuinya visa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
FairSquare meminta FIFA meninjau kelayakan Gianni Infantino maju lagi dalam pemilihan presiden 2027 terkait batas masa jabatan.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Selasa 19 Agustus 2026. Simak jam keberangkatan pulang pergi dan tarif hanya Rp12.000.
Barcelona resmi mendatangkan Rodri dari Manchester City dengan kontrak hingga 2030. Transfer gelandang Spanyol itu mencapai 60 juta euro.
BGN mengungkap dugaan insiden MBG di Karo akibat ikan tak disimpan di freezer hingga 12 jam. Keamanan pangan akan diperketat.
Perselisihan antarpengendara, aksi main hakim sendiri hingga perusakan kendaraan akibat luapan emosi semakin sering terlihat di jalan raya maupun media sosial.
Pendaki 16 tahun asal Brebes, M. Fahri Maulana, meninggal setelah jatuh ke kawah Gunung Slamet dan dievakuasi lewat jalur Guci.