Advertisement
Bukan Rossi atau Marquez, Lorenzo Sebut Pedrosa Rival Paling Dibenci
Dani Pedrosa - Instagram
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA–Jorge Lorenzo secara mengejutkan mengungkap Dani Pedrosa sebagai rival yang paling ia benci secara kompetitif, mengalahkan rivalitasnya dengan Valentino Rossi dan Marc Marquez.
Persaingan antara Lorenzo dan Pedrosa ternyata telah mengakar jauh sebelum keduanya mencapai puncak karier di kelas primer. Lorenzo menyebut faktor usia yang masih muda dan tekanan media sebagai pemicu intensnya ketegangan di antara mereka.
Advertisement
“Pedrosa adalah pembalap yang paling saya benci, dari sudut pandang olahraga. Bahkan lebih dari Rossi, lebih dari Marquez. Karena di usia 17 tahun, Anda mengalami banyak hal dengan lebih intens,” ungkap Lorenzo dikutip dari Paddock GP, Selasa (6/1/2026).
Ketegangan antara dua pembalap asal Spanyol ini begitu fenomenal hingga memaksa Raja Spanyol turun tangan. Salah satu momen ikonik terjadi ketika mereka diminta bersalaman di atas podium demi mendinginkan suasana. Namun, Lorenzo mengakui upaya tersebut sia-sia.
BACA JUGA
“Rivalitas ini sangat populer hingga Raja Spanyol berusaha mendamaikan kami. Namun, itu tidak berguna karena setelahnya kami tetap membenci satu sama lain. Kami benar-benar tidak saling bicara,” tegas pembalap yang kini menginjak usia 38 tahun tersebut.
Meskipun hubungan Lorenzo dan Rossi sempat mencapai titik didih pada MotoGP 2015—hingga munculnya partisi pemisah di garasi Yamaha—Lorenzo mengaku tidak pernah menyimpan kebencian personal sedalam kepada Pedrosa. Baginya, persaingan dengan Pedrosa terasa jauh lebih personal karena keduanya tumbuh bersama dari kompetisi nasional yang sama.
Setelah bertahun-tahun terlibat dalam perang dingin, hubungan keduanya kini telah membaik. Pasca-pensiun dari dunia balap profesional, Lorenzo dan Pedrosa justru menunjukkan keakraban di berbagai kesempatan. Transformasi ini membuktikan bahwa tensi tinggi di lintasan balap dapat meluruh menjadi rasa saling menghormati seiring bertambahnya usia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Menko Yusril: Kritik Boleh, Hinaan Bisa Dipidana di KUHP Baru
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




