Anggaran DIY Tertekan, Sultan HB X Fokuskan Program yang Berdampak Besar
Pendapatan transfer DIY dalam RAPBD Perubahan 2026 turun Rp583,77 miliar. Sultan HB X menegaskan program berdampak besar tetap menjadi prioritas.
Foto ilustrasi sepak bola. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Dinamika transisi sepak bola nasional membuat pengelola pertandingan kian berhati-hati dalam menjaga atmosfer laga tetap aman. Dalam konteks itu, duel PSIM Jogja melawan Persebaya Surabaya di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Minggu (25/1/2026), dipastikan berlangsung tanpa kehadiran pendukung tim tamu.
Keputusan tersebut lahir dari rapat koordinasi antara Panitia Pelaksana (Panpel) PSIM Jogja, manajemen tim, kepolisian, serta perwakilan suporter kedua klub. Meski relasi antarpendukung PSIM dan Persebaya selama ini terjalin baik, seluruh pihak sepakat mengedepankan regulasi kompetisi dan aspek keamanan wilayah.
“Manajemen, panpel, beserta pihak kepolisian menghormati dan masih menjunjung tinggi regulasi yang berlaku,” ujar Ketua Panpel PSIM Jogja, Wendy Umar Seno Aji, Senin (19/1/2026).
Wendy menjelaskan, selain aturan liga, keterbatasan kapasitas Stadion Sultan Agung juga menjadi pertimbangan utama sehingga panpel belum dapat memfasilitasi kehadiran suporter Persebaya.
“Kami mohon maaf belum bisa menjadi tuan rumah yang baik karena kapasitas Stadion Sultan Agung sangat terbatas,” katanya.
Pertimbangan lain datang dari aspek sosial dan keamanan. PSIM Jogja yang berstatus tim musafir di Bantul tetap berkewajiban menghormati pemerintah daerah, aparat keamanan, serta masyarakat sekitar stadion.
“Karena kita bermain di Bantul dan posisinya juga sebagai tamu, kita wajib menghormati tuan rumah, yakni Pemerintah Kabupaten Bantul, Kapolres Bantul, serta warga sekitar stadion yang selama ini komunikasinya berjalan baik,” ujarnya.
Wendy menambahkan, pengalaman insiden pertandingan di Bantul pada masa lalu masih menjadi catatan penting bagi kepolisian. Atas dasar itu, Polres Bantul meminta manajemen dan panpel aktif menyosialisasikan imbauan agar suporter tim tamu tidak datang ke Jogja guna menghindari potensi gangguan keamanan maupun sanksi disiplin.
Di sisi lain, dua kelompok suporter PSIM Jogja, Brajamusti dan The Maident, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan tersebut. Keduanya berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif meski memiliki hubungan baik dengan Bonek, Green Nord, dan elemen suporter Persebaya lainnya.
“Mereka tetap menjaga silaturahmi yang baik dengan teman-teman dari Surabaya dan menghormati keputusan hasil koordinasi yang sudah disepakati, yaitu tetap menjunjung regulasi sesuai arahan Kapolres,” pungkas Wendy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendapatan transfer DIY dalam RAPBD Perubahan 2026 turun Rp583,77 miliar. Sultan HB X menegaskan program berdampak besar tetap menjadi prioritas.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, SIM Keliling, Saturday Night Service, dan syarat perpanjangan.
Jadwal layanan SIM Kulonprogo Sabtu 26 September 2026 di MPP dan SIMENOR. Cek lokasi, jam pelayanan, syarat, dan jenis SIM yang dilayani.
Jadwal SIM Sleman Sabtu 26 September 2026 tersedia di MPP Sleman dan SIM Keliling Malam. Cek lokasi, jam, dan syarat lengkapnya.
Jadwal layanan SIM Jogja Sabtu 26 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat perpanjangan, dan biaya SIM A serta SIM C.