Advertisement
Juventus Siapkan Opsi Beto untuk Tambal Lini Depan Jelang Deadline
Beto - Instagram
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Juventus mulai mengalihkan fokus perburuan striker ke penyerang Everton, Beto, sebagai langkah darurat untuk memperkuat lini depan menjelang penutupan bursa transfer Januari 2026. Opsi ini muncul seusai Bianconeri gagal mengamankan tanda tangan Youssef En-Nesyri dari Sevilla.
Manajemen Juventus kini berpacu dengan waktu karena jendela transfer akan resmi ditutup pada 2 Februari 2026 pukul 20.00 WIB. Kebutuhan mendesak akan penyerang baru menjadi perhatian utama demi menutup celah di sektor serang yang dinilai belum optimal sepanjang paruh musim.
Advertisement
Laporan La Gazzetta dello Sport menyebut Juventus mengajukan skema peminjaman dengan opsi pembelian permanen di akhir musim untuk mendatangkan Beto. Formula tersebut serupa dengan proposal yang sebelumnya diajukan kepada Sevilla untuk En-Nesyri, namun berujung penolakan.
Everton dikabarkan memasang banderol sekitar 20 juta euro atau setara Rp397 miliar untuk striker asal Portugal itu. Nilai tersebut dinilai terlalu tinggi untuk pembelian langsung, sehingga opsi pinjaman menjadi solusi paling realistis bagi Juventus pada bursa transfer kali ini.
BACA JUGA
Beto yang kini berusia 27 tahun bukan sosok asing bagi Serie A. Ia sempat membela Udinese sebelum hijrah ke Everton. Namun, performanya pada musim 2025/2026 menuai tanda tanya setelah hanya mencetak tiga gol dari 25 penampilan di seluruh kompetisi, catatan yang membuat manajemen Juventus masih menimbang efektivitasnya sebagai solusi jangka pendek.
Keraguan tersebut kian besar karena hingga kini belum ada kepastian dari pihak Beto terkait kesediaannya pindah ke Turin dengan status pinjaman. Meski demikian, agen sang pemain disebut telah memfasilitasi komunikasi antara klub-klub yang terlibat. Situasi ini mengingatkan Juventus pada kegagalan transfer sebelumnya akibat tawaran yang dinilai kurang kompetitif bagi target utama.
Juventus juga tidak sepenuhnya menggantungkan harapan pada Beto. Klub berjuluk Si Nyonya Tua itu masih membuka jalur komunikasi dengan Crystal Palace terkait Jean-Philippe Mateta, serta memantau perkembangan negosiasi Manchester United untuk Joshua Zirkzee sebagai alternatif lain.
Belum adanya rekrutan anyar hingga memasuki hari-hari akhir bursa transfer disebut memberi tekanan tambahan bagi pelatih Giovanni Cannavaro. Lini serang Juventus dinilai berisiko kehilangan daya saing jika tidak segera diperkuat untuk sisa musim kompetisi.
Ketiadaan penyerang tajam dikhawatirkan memengaruhi posisi Juventus di papan atas Serie A. Dengan waktu yang semakin menipis, manajemen dituntut mengambil keputusan cepat, apakah memaksimalkan peluang merekrut Beto atau mengalihkan fokus ke Mateta maupun Zirkzee demi menjaga peluang dalam perburuan Scudetto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan
Advertisement
Berita Populer
- Awal Tahun 2026, 10 Warga Bantul Tewas Akibat Kecelakaan Lalu Lintas
- Ratusan Peserta CKG Bantul Terindikasi Kemungkinan Depresi
- Kasus Suami Hentikan Penjambret Berujung Damai, Pengawasan GPS Dicabut
- Modus Cari Kerja, Pemuda 19 Tahun Curi Ponsel Warung di Jetis Jogja
- Restorasi Gumuk Pasir Bantul Menjadi Fokus Penataan Pantai Selatan
Advertisement
Advertisement




