Advertisement
Arsenal Buru Rekor Sempurna, Reuni Emosional di Matchday Akhir
Piala Liga Champions
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Fase liga Liga Champions musim 2025–2026 mencapai titik klimaks pada Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. Matchday kedelapan sekaligus terakhir ini bukan sekadar penutup fase liga, melainkan panggung penentuan rekor bersejarah, duel penuh nostalgia, hingga laga sarat emosi yang menentukan nasib klub-klub elite Eropa.
Sorotan utama tertuju pada Arsenal, yang berpeluang mencatatkan sejarah sempurna, serta sejumlah laga klasik yang menghadirkan reuni mantan pemain dan pertemuan ulang rival lama.
Advertisement
Arsenal di Ambang Rekor Sempurna
Arsenal melangkah ke matchday pamungkas dengan status istimewa sebagai satu-satunya tim yang menyapu bersih tujuh kemenangan awal di fase liga. The Gunners kini memburu rekor baru sebagai tim pertama yang meraih delapan kemenangan beruntun sejak format liga Liga Champions diterapkan.
BACA JUGA
Menghadapi Kairat Almaty, yang belum meraih kemenangan dalam 10 pertandingan Eropa terakhir, peluang Arsenal terbuka lebar. Ketajaman lini depan, terutama performa impresif Gabriel Martinelli di kandang, menjadi modal utama skuad London Utara untuk menutup fase liga dengan catatan sempurna.
Dortmund Dekati 100 Kemenangan, Aroma Reuni Menguat
Di Jerman, Borussia Dortmund mengincar tonggak bersejarah lainnya. Kemenangan atas Inter Milan akan menjadi kemenangan ke-100 Dortmund di Liga Champions sepanjang sejarah keikutsertaan mereka.
Pertandingan ini juga dibalut nuansa nostalgia dengan kembalinya Manuel Akanji dan Henrikh Mkhitaryan ke Signal Iduna Park, kali ini sebagai bagian dari Inter. Namun, Inter datang dengan kondisi kurang ideal seusai menelan tiga kekalahan beruntun, situasi yang bisa dimanfaatkan tuan rumah.
Napoli vs Chelsea, Duel Lama Bernuansa Baru
Laga Napoli kontra Chelsea membangkitkan memori pertemuan klasik babak 16 besar Liga Champions 2012. Kali ini, sorotan tertuju pada Antonio Conte, pelatih Napoli, yang akan menghadapi mantan klubnya sendiri.
Statistik berpihak kepada Napoli. Gli Azzurri memenangi delapan dari 11 laga kandang melawan tim Inggris, sementara Chelsea memiliki catatan buruk dengan enam kekalahan dari tujuh lawatan terakhir ke Italia. Meski demikian, Chelsea tetap berbahaya berkat produktivitas gol mereka di laga tandang.
Anfield dan Camp Nou Penuh Emosi
Liverpool bertekad memulihkan aura angker Anfield seusai rekor kemenangan kandang mereka terhenti oleh PSV. Menghadapi Qarabag, The Reds mengandalkan Dominik Szoboszlai yang tengah berada dalam performa terbaiknya.
Di laga lain, Barcelona menjamu Copenhagen dalam pertandingan bernuansa emosional. Duel ini menjadi momen khusus bagi Roony Bardghji, pemain muda yang baru direkrut Barcelona dari klub asal Denmark tersebut. Meski diunggulkan, Barcelona tetap harus waspada karena Copenhagen datang dengan kepercayaan diri tinggi seusai menaklukkan Villarreal.
Jadwal Lengkap Matchday Terakhir Liga Champions
Kamis, 29 Januari 2026 | Pukul 03.00 WIB
- Athletic Bilbao vs Sporting Lisbon
- Liverpool vs Qarabag
- Barcelona vs Copenhagen
- AS Monaco vs Juventus
- Ajax Amsterdam vs Olympiacos
- PSG vs Newcastle United
- Borussia Dortmund vs Inter Milan
- Napoli vs Chelsea
- Eintracht Frankfurt vs Tottenham Hotspur
- Atletico Madrid vs Bodo/Glimt
- Bayer Leverkusen vs Villarreal
- Arsenal vs Kairat
- Pafos vs Slavia Praha
- Manchester City vs Galatasaray
- Club Brugge vs Marseille
- Benfica vs Real Madrid
- Union Saint-Gilloise vs Atalanta
- PSV Eindhoven vs Bayern Munich
Matchday penentuan ini tak hanya menghadirkan perebutan poin, tetapi juga perburuan sejarah, reuni emosional, serta upaya penebusan diri bagi klub-klub besar Eropa. Seluruh laga menjanjikan kualitas tinggi dan drama hingga menit terakhir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
DPR RI Mengesahkan Sembilan Anggota Ombudsman Periode 2026-2031
Advertisement
Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan
Advertisement
Berita Populer
- Ratusan Peserta CKG Bantul Terindikasi Kemungkinan Depresi
- Kasus Suami Hentikan Penjambret Berujung Damai, Pengawasan GPS Dicabut
- Modus Cari Kerja, Pemuda 19 Tahun Curi Ponsel Warung di Jetis Jogja
- Restorasi Gumuk Pasir Bantul Menjadi Fokus Penataan Pantai Selatan
- Cemburu Berujung Kekerasan, Pemuda Jogja Diserang Senjata Tajam
Advertisement
Advertisement



