Advertisement
Pisa SC Pecat Gilardino seusai Dibungkam Sassuolo, Jay Idzes Disorot
Alberto Gilardino - Instagram
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pisa SC resmi memecat pelatih Alberto Gilardino seusai kekalahan telak 1-3 dari Sassuolo pada lanjutan Serie A 2025/2026 di Stadion Arena Garibaldi, Sabtu (31/1/2026). Hasil buruk tersebut menjadi akhir perjalanan Gilardino setelah timnya terpuruk tanpa kemenangan dalam 12 pertandingan beruntun.
Kekalahan ini tidak hanya memperpanjang tren negatif Pisa SC, tetapi juga menyoroti performa solid Sassuolo yang diperkuat bek Timnas Indonesia, Jay Idzes. Pemain berusia 24 tahun itu tampil menonjol di lini pertahanan dan berperan besar dalam menjaga keunggulan tim tamu sepanjang laga.
Advertisement
Sassuolo langsung mengambil kendali permainan sejak menit awal. Tekanan mereka membuahkan hasil ketika Domenico Berardi membuka keunggulan pada menit ke-25. Situasi Pisa kian memburuk seusai Antonio Caracciolo mencetak gol bunuh diri pada masa injury time babak pertama, membuat Sassuolo unggul 2-0 saat turun minum.
Pisa SC sempat memberikan harapan melalui gol Michel Aebischer pada menit ke-51. Namun, hanya tujuh menit berselang, Ismael Kone kembali memperlebar jarak sekaligus memastikan kemenangan 3-1 bagi Sassuolo. Gol tersebut mematahkan momentum kebangkitan tuan rumah di hadapan pendukungnya sendiri.
BACA JUGA
Momen krusial terjadi seusai gol balasan Pisa, ketika tuan rumah nyaris menyamakan skor. Jay Idzes tampil sebagai penyelamat dengan melakukan sapuan krusial tepat di depan garis gawang. Aksi tersebut mempertahankan keunggulan Sassuolo dan menjadi titik balik penting pertandingan.
“Dia (Idzes) banyak membantu kami dalam hal penyelamatan dan terkadang menyelamatkan kami,” ujar Tarik Muharemovic, seperti dikutip Sassuolo News.
Muharemovic bahkan melontarkan pujian dengan nada bercanda, “Saya harus mengucapkan selamat kepadanya karena dia menjalani musim yang luar biasa dan saya harap dia tidak mengganggu saya.”
Secara statistik, Jay Idzes mencatatkan akurasi umpan mencapai 93 persen serta membukukan 11 aksi defensif sepanjang laga. Catatan tersebut menegaskan peran vitalnya sebagai pilar pertahanan Sassuolo di musim ini.
Kekalahan dari Sassuolo menjadi titik akhir kepelatihan Alberto Gilardino di Pisa SC. Mengutip Football Italia, Minggu (1/2/2026), manajemen klub mengonfirmasi pemecatan mantan striker Timnas Italia tersebut. Gilardino hanya mampu membawa Pisa meraih satu kemenangan dari total 23 pertandingan sepanjang musim 2025/2026.
Manajemen Pisa SC kini bergerak cepat mencari pengganti. Nama Marco Giampaolo disebut-sebut sebagai kandidat kuat untuk mengisi kursi pelatih kepala demi menyelamatkan klub dari ancaman degradasi.
Sementara itu, kemenangan ini mengangkat Sassuolo ke peringkat ke-10 klasemen sementara Serie A. Performa impresif Jay Idzes dan rekan-rekannya menjadi modal penting bagi Fabio Grosso untuk menatap sisa musim dengan optimisme lebih besar, berbanding terbalik dengan kondisi Pisa SC yang tengah memasuki fase krisis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Sabtu Berdarah di Balochistan Pakistan, 33 Orang Tewas Oleh Separatis
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement



