Advertisement

PSSI Didenda AFC Rp235 Juta, Arya Tegaskan Tak Ajukan Banding

Newswire
Senin, 09 Februari 2026 - 22:57 WIB
Jumali
PSSI Didenda AFC Rp235 Juta, Arya Tegaskan Tak Ajukan Banding Logo PSSI / PSSI

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—PSSI resmi menerima sanksi denda dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) senilai total 14.000 dolar AS atau sekitar Rp235 juta akibat pelanggaran keamanan pada ajang futsal. Federasi memastikan tidak akan mengajukan banding dan menjadikan keputusan tersebut sebagai bahan evaluasi.

Anggota Komite Eksekutif PSSI Arya Sinulingga mengonfirmasi bahwa federasi menerima sanksi denda dari AFC terkait insiden keamanan dalam pertandingan timnas futsal Indonesia. PSSI memilih menerima sepenuhnya keputusan tersebut tanpa menempuh jalur banding.

Advertisement

“Benar. Ya. Paling enggak supaya tahu itu, kan yang kena ya PSSI. Denda,” ujar Arya di Jakarta, Senin (9/2/2026).

Menurut Arya, keputusan AFC diterima sebagai pembelajaran penting bagi federasi, sekaligus untuk meluruskan pemahaman publik bahwa futsal berada langsung di bawah naungan PSSI, termasuk seluruh aspek pembiayaannya.

“Ya diterima dari AFC. Supaya netizen banyak yang mengerti ya kalau futsal itu di bawah PSSI. Pembiayaan juga kita yang tanggung. Futsal kemarin di Piala Asia itu besar yang kita biayai,” katanya.

Saat ditanya soal kemungkinan banding atas sanksi tersebut, Arya menegaskan PSSI tidak akan mengajukan keberatan.

“Enggak lah. Ya sudah kita terima saja,” ujarnya.

Komite Disiplin AFC menjatuhkan denda pertama sebesar 3.000 dolar AS kepada PSSI karena adanya individu yang memasuki lapangan dan area teknis tanpa akreditasi seusai laga Indonesia versus Korea Selatan pada 27 Januari 2026.

Denda 3.000 dolar AS kembali dijatuhkan karena penonton masuk ke lapangan pertandingan tanpa akreditasi seusai laga yang sama. Selain itu, PSSI dikenai denda 5.000 dolar AS karena dinilai gagal memenuhi kewajiban pencegahan keselamatan dan pengamanan stadion.

AFC juga mendenda PSSI sebesar 3.000 dolar AS karena dianggap tidak mampu menjaga keamanan setelah lima orang penonton memasuki lapangan pada laga Iran versus Afghanistan, 1 Februari 2026. Total akumulasi denda mencapai 14.000 dolar AS atau sekitar Rp235 juta.

Persiapan Timnas Jelang FIFA Series

Selain membahas futsal, Arya turut memaparkan persiapan tim nasional senior menjelang FIFA Series yang direncanakan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Ia menyebut pelatih kepala John Herdman tengah aktif memantau pemain di dalam dan luar negeri.

“Pelatih sudah muter-muter, mengunjungi klub-klub, mantau Super League, yang di luar juga sudah mulai dipantau. Kita tunggu nanti setelah dia selesai keliling, pasti ada masukan ke kita,” kata Arya.

Namun, Arya mengungkapkan Herdman belum menyampaikan laporan resmi, termasuk terkait potensi pemain baru dari Eropa.

“Belum. Tunggu saja,” ujarnya singkat.

Terkait format FIFA Series, Arya menegaskan seluruh regulasi dan alur pertandingan ditentukan langsung oleh FIFA. Indonesia disebut berpeluang menghadapi Saint Kitts and Nevis pada laga awal.

“Dari FIFA. Yang pertama mungkin Saint Kitts Nevis,” katanya.

Ia menambahkan pertandingan lain akan mempertemukan Bulgaria dan Kepulauan Solomon, dengan pemenangnya berpeluang menghadapi Indonesia. Arya juga menyinggung padatnya agenda tim nasional dan kelompok umur sepanjang 2026 yang menuntut pengaturan kalender secara cermat.

“Banyak banget agenda ini. Sampai pusing,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Peraih Nobel Perdamaian Narges Mohammadi Divonis 7,5 Tahun

Peraih Nobel Perdamaian Narges Mohammadi Divonis 7,5 Tahun

News
| Senin, 09 Februari 2026, 23:07 WIB

Advertisement

Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari

Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari

Wisata
| Senin, 09 Februari 2026, 19:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement