Advertisement
PSIM Jogja Tetap Tenang Meski Tiga Laga Tanpa Kemenangan
Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel. - Harian Jogja - Ariq Fajar
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja belum meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir Super League 2025/2026, namun pelatih Jean-Paul van Gastel menilai performa timnya masih berada di jalur yang realistis sebagai tim promosi dengan anggaran terbatas.
Dua kekalahan dari Borneo FC dan Persebaya Surabaya serta hasil imbang melawan Persis Solo menjadi catatan terkini PSIM di Super League. Meski demikian, Van Gastel meminta publik tidak melihat hasil secara parsial tanpa mempertimbangkan kualitas lawan dan kondisi tim.
Advertisement
Dikutip dari laman resmi klub, Senin (9/2/2026), pelatih asal Belanda tersebut menegaskan bahwa lawan-lawan yang dihadapi PSIM memiliki kedalaman skuad dan pengalaman yang mumpuni di kompetisi kasta tertinggi.
"Kami telah gagal menang tiga kali, itu benar. Tapi jika Anda melihat lawan kami, saya pikir Persebaya memiliki kedalaman skuad. Borneo ada di peringkat kedua klasemen punya pengalaman di liga tertinggi, dan Persis mampu merombak timnya secara signifikan," kata Van Gastel.
BACA JUGA
"Kami baru saja dipromosikan dengan budget kecil. Tapi menurut saya, apa yang dilakukan tim saya jauh lebih baik daripada apa yang orang-orang pikirkan," kata dia.
Khusus saat menghadapi Persis Solo, Van Gastel mengaku kecewa dengan hasil akhir karena Ze Valente dan kolega dinilai tampil dominan sepanjang pertandingan, tetapi gagal mengonversi peluang menjadi kemenangan.
"Hasilnya mengecewakan. Saya pikir kami menciptakan peluang yang cukup untuk memenangkan pertandingan ini. Tapi saya tidak bisa menyalahkan pemain-pemain saya," ungkap Van Gastel.
"Mereka telah melakukan segalanya. Pertandingan ini sebenarnya berjalan satu arah (kami mendominasi). Jika Anda melihat permainan hari ini, menurut saya, adalah suatu keajaiban bahwa kami tidak menang," katanya.
Van Gastel menilai performa PSIM Jogja di Super League 2025/2026 tetap menunjukkan perkembangan positif, terutama dalam aspek permainan dan daya saing di papan tengah klasemen.
Pada pekan ke-21 Super League, PSIM Jogja dijadwalkan bertandang ke markas Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kediri, Jumat (13/2/2026) pukul 15.30 WIB. Laga tandang tersebut menjadi peluang bagi PSIM untuk menghentikan tren tanpa kemenangan dan memperbaiki posisi di klasemen Super League 2025/2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




