Advertisement
Bonus Juara Porda DIY Sleman Disalurkan lewat Hibah KONI
Olahraga - Ilustrasi - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman menyiapkan skema hibah dana melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sleman untuk menyalurkan bonus cabang olahraga juara umum Porda XVII DIY yang belum terealisasi. Proses pencairan bonus atlet Sleman tersebut masih menunggu penetapan surat keputusan (SK) bupati dan penyelesaian administrasi anggaran.
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sleman memastikan bonus bagi atlet dan pelatih peserta Porda XVII DIY sebenarnya telah diberikan pada tahun sebelumnya, namun masih terdapat kekurangan untuk cabang olahraga yang meraih predikat juara umum.
Advertisement
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sleman, Heru Saptono, menjelaskan pemberian bonus yang tersisa akan disalurkan melalui KONI Sleman menggunakan mekanisme hibah daerah. Dokumen rancangan SK Bupati terkait hibah tersebut telah disampaikan kepada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) untuk proses lanjutan.
“Rencana kami akan memberikan lewat KONI Sleman dengan skema dana hibah. Draf SK Bupati [untuk hibah dana] sudah kami sampaikan ke BKAD. Selanjutnya tentang hibah ini bisa tanya KONI,” kata Heru dihubungi, Kamis (19/2/2026).
BACA JUGA
Ketua Umum KONI Sleman, Haris Sutarta, menyampaikan pihaknya masih menunggu pencairan anggaran karena proses administrasi hibah belum selesai. Menurutnya, permohonan pencairan dana juga belum diajukan karena menunggu SK Bupati terkait hibah ke KONI.
"Permohonan pencairan ke BKAD jelas belum. Kami masih menunggu SK Bupati terkait hibah dana ke KONI. Proses di Dispora belum selesai," kata Haris.
Sementara itu, Kepala BKAD Sleman, Abu Bakar, menyatakan pihaknya masih menunggu kesiapan Dispora terkait proses penyaluran sisa bonus atlet yang belum terealisasi. “BKAD menunggu kesiapan dari Dispora terkait pencairan sisa bonus atlet,” kata Abu.
Sebelumnya, Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan pemberian bonus atlet tidak dapat dilakukan secara bersamaan karena adanya pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD). Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus mengatur skala prioritas agar program strategis tetap berjalan.
Total anggaran bonus atlet Sleman dalam ajang Porda DIY XVII mencapai sekitar Rp9,5 miliar. Namun masih terdapat kekurangan sekitar Rp900 juta yang direncanakan dipenuhi pada 2026.
“Kami putuskan untuk memberikan bonus sesuai kemampuan Sleman; yang penting tetap naik,” kata Harda dua bulan lalu.
Sebagai informasi, Kabupaten Sleman berhasil mencetak quattrick juara umum setelah mendominasi perolehan medali pada Porda DIY XVII 2025 di Kabupaten Gunungkidul. Kontingen Sleman mengoleksi total 551 medali, terdiri atas 170 medali emas, 178 medali perak, dan 203 medali perunggu.
Selain prestasi pada Porda DIY XVII, atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sleman juga berhasil meraih juara umum dalam Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) IV DIY 2025, yang semakin memperkuat posisi Sleman sebagai daerah dengan prestasi olahraga unggulan di DIY.
Penyaluran bonus atlet Sleman melalui skema hibah KONI ini diharapkan dapat segera terealisasi setelah proses administrasi selesai, sehingga penghargaan bagi cabang olahraga juara umum Porda DIY dapat diterima sesuai rencana anggaran tahun berjalan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Ini Waktu Magrib dan Buka Puasa di Jogja, Kamis 19 Februari 2026
- Angka Stunting di Bantul Naik 2 Persen, Ini Penyebabnya
- Kecelakaan Maut di Panggang Gunungkidul, Satu Pemotor Tewas
- Pemuda di Jogja Rekayasa Jadi Korban Klitih, Ini Motifnya
- Awal Ramadhan, Harga Bahan Pokok di Kulonprogo Mulai Merangkak Naik
Advertisement
Advertisement






