Budi Gunadi Sadikin Bersaing Jadi Dirjen WHO, Ada 4 Kandidat
Budi Gunadi Sadikin masuk bursa Dirjen WHO bersama tiga kandidat lain di tengah tekanan pendanaan organisasi kesehatan dunia.
Trofi Piala Dunia - ist/FIFA
Harianjogja.com, JOGJA—FIFA dihadapkan pada situasi rumit terkait potensi gugurnya Timnas Iran dari Piala Dunia FIFA 2026. Berdasarkan regulasi, Uni Emirat Arab (UEA) dan Irak muncul sebagai kandidat terkuat pengganti dari zona Asia.
Skenario FIFA dan Kandidat Pengganti
Mengacu pada regulasi FIFA, negara pengganti harus berasal dari konfederasi yang sama, dalam hal ini Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), serta memiliki peringkat dan capaian kompetitif yang relevan di fase kualifikasi.
FIFA dilaporkan akan memprioritaskan tim dengan ranking tertinggi yang gagal lolos langsung pada kualifikasi zona Asia.
Dua nama mencuat sebagai kandidat utama:
Uni Emirat Arab (UEA) – Peringkat FIFA 68.
UEA menjadi tim dengan ranking tertinggi di Asia yang gagal lolos langsung. Mereka kalah dari Irak pada babak play-off AFC, namun secara regulasi tetap memiliki peluang terbesar untuk mengisi slot langsung Iran.
Irak – Pemenang play-off melawan UEA.
Irak berpotensi menjadi alternatif jika terjadi penyesuaian mekanisme. Dalam skenario tertentu, posisi mereka bisa mengalami pergeseran ke jalur play-off antar-konfederasi.
Mekanisme Regulasi FIFA
Secara teknis, UEA dinilai memiliki peluang paling besar untuk mengambil slot langsung Iran di Grup G. Status sebagai runner-up babak play-off konfederasi menjadi faktor penentu dalam skema penggantian.
Sementara itu, Irak bisa saja menempati jalur play-off antar-konfederasi yang sebelumnya menjadi milik UEA, tergantung keputusan final FIFA.
Adapun spekulasi mengenai masuknya Timnas Indonesia sebagai pengganti langsung ditepis oleh regulasi. Dengan peringkat FIFA 134, Indonesia dinilai tidak memenuhi syarat kecukupan poin dan posisi kompetitif yang mendekati Iran.
Keputusan di Tangan FIFA
Keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan FIFA. Otoritas sepak bola dunia itu dituntut bergerak cepat sebelum fase grup dimulai di kota tuan rumah seperti Los Angeles dan Seattle.
Kepastian pengganti Iran akan sangat menentukan komposisi grup dan peta persaingan di Piala Dunia 2026, terutama bagi wakil Asia yang berpeluang mendapatkan keuntungan tambahan dari situasi ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Budi Gunadi Sadikin masuk bursa Dirjen WHO bersama tiga kandidat lain di tengah tekanan pendanaan organisasi kesehatan dunia.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Selasa 25 Agustus 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 25 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
BPS DIY menjelaskan penyebab perubahan desil DTSEN, mekanisme pemeringkatan, serta cara warga mengajukan pemutakhiran data.
Okupansi hotel DIY naik 5%-15% selama libur Maulid Nabi 2026. Asita juga mencatat permintaan perjalanan wisata naik sekitar 5%.