Advertisement
Suporter Leeds Cemooh Jeda Iftar, Guardiola Murka
Josep Guardiola. - uefa.com
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Laga antara Leeds United dan Manchester City di Elland Road, Minggu (1/3/2026) dini hari WIB diwarnai insiden memalukan. Sebagian suporter tuan rumah terdengar mencemooh saat wasit menghentikan pertandingan untuk jeda buka puasa pemain Muslim.
Hal ini pun memicu kemarahan pelatih City, Pep Guardiola. Tindakan tersebut dinilai tidak menghormati keberagaman yang merupakan bagian dari sepak bola modern.
Advertisement
Pertandingan yang digelar di Elland Road itu sempat dihentikan pada menit ke-13 babak pertama, bertepatan dengan waktu berbuka puasa di West Yorkshire.
Sesuai protokol resmi Premier League, wasit memberi kesempatan kepada pemain Muslim untuk meminum air di tepi lapangan. Di antaranya Omar Marmoush, Rayan Ait-Nouri, dan Rayan Cherki.
BACA JUGA
Namun, seusai laga dihentikan sejenak, terdengar cemoohan dari sebagian suporter tuan rumah. Tindakan tersebut dinilai tidak mencerminkan semangat inklusivitas dalam sepak bola modern.
"Anda harus menghormati agama dan menghormati keberagaman, itu intinya," tegas Guardiola dikutip dari ESPN.
Ia menekankan bahwa sepak bola merupakan ruang bagi semua kalangan tanpa memandang latar belakang agama maupun budaya.
Kick It Out Ikut Mengecam
Kelompok anti-diskriminasi Kick It Out merilis pernyataan resmi yang mengecam insiden tersebut sebagai sesuatu yang “sangat mengecewakan”.
Mereka menyoroti bahwa penjelasan mengenai jeda buka puasa sudah ditampilkan di layar besar stadion sehingga suporter seharusnya memahami alasan penghentian pertandingan.
Respons dari Kubu Leeds
Asisten pelatih Leeds United, Edmund Riemer, turut menyayangkan perilaku sebagian suporter.
"Saya fokus pada pertandingan jadi tidak terlalu mendengarnya, tetapi kecewa dengan sebagian suporter atas apa yang terjadi," ujar Riemer kepada Sky Sports.
Terlepas dari kontroversi tersebut, Manchester City berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Leeds United.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement









