HP Mulai Lemot karena Penyimpanan Penuh? Coba 5 Cara Ini
Cara mengosongkan memori HP penuh tanpa menghapus data penting, mulai dari hapus cache, bersihkan WhatsApp hingga pindahkan file ke cloud.
Marc Marquez menjadi pembalap tercepat pada sesi practice di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Jumat (15/8/2025). (MotoGP)
Harianjogja.com, JOGJA–Musim MotoGP 2026 dimulai dengan tantangan berat bagi pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez. Kegagalan mencapai garis finis pada seri pembuka di Thailand pekan lalu meninggalkan catatan kurang ideal bagi sang juara dunia tujuh kali tersebut. Kini, ia menempati posisi kedelapan di klasemen sementara dengan perolehan sembilan poin, tertinggal cukup jauh dari pemimpin klasemen, Pedro Acosta.
Namun, di balik hasil yang kurang memuaskan tersebut, Marquez justru menunjukkan sisi lain dari kepribadiannya yang kini lebih matang. Ia menegaskan bahwa tujuan utamanya musim ini bukan semata-mata mengejar trofi, melainkan menikmati setiap momen di lintasan balap.
Pergeseran Paradigma: Menikmati Proses
Dalam wawancara dengan Motosan pada Minggu (8/3/2026), Marquez mengungkapkan bahwa pengalamannya melewati berbagai masa sulit dalam kariernya telah mengubah cara pandangnya terhadap balapan. Ia kini tidak lagi terobsesi dengan "menang demi menang", melainkan lebih fokus pada performa dan kepuasan pribadi.
"Terus bersenang-senang dan merasa kompetitif. Itulah yang benar-benar mendorong saya. Setelah semua yang telah saya lalui, ini bukan lagi hanya tentang menang demi menang," ujar pembalap asal Spanyol berusia 33 tahun ini.
Bagi Marquez, keberhasilan saat ini diukur melalui kemampuannya untuk tetap merasa kompetitif di tengah barisan pembalap elit dunia. Ia menilai setiap pertarungan di lintasan sebagai bagian dari perkembangan dirinya, baik sebagai atlet profesional maupun pribadi.
Fokus pada Perkembangan Personal
Perubahan filosofi ini membuat Marquez lebih menghargai kemajuan kecil dibandingkan hanya menatap hasil akhir di papan skor. Ia kini mengevaluasi setiap sesi latihan dan langkah teknis dengan lebih detail.
"Sebelumnya, saya hanya fokus pada hasil; sekarang saya mengevaluasi setiap langkah, setiap kemajuan, setiap pertarungan di lintasan. Saya ingin terus berkembang dan melakukannya dengan cara yang membuat saya bahagia," tambahnya.
Pendekatan ini diprediksi akan menjadi kunci bagi Marquez untuk tetap tenang di bawah tekanan tinggi seri-seri mendatang. Meski persaingan musim ini sangat ketat, dukungan dan kebahagiaan saat membalap diharapkan mampu membawanya kembali ke podium tertinggi.
Menatap Seri Brasil
Seusai evaluasi mendalam atas kegagalan di Buriram, Marquez kini mempersiapkan diri untuk seri kedua yang akan digelar di Autodromo Internacional Ayrton Senna, Brasil, pada 20-23 Maret 2026. Publik tentu menantikan apakah filosofi "menikmati perjalanan" ini akan membawa performa yang lebih konsisten bagi sang legenda di tanah Brasil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cara mengosongkan memori HP penuh tanpa menghapus data penting, mulai dari hapus cache, bersihkan WhatsApp hingga pindahkan file ke cloud.
Askab PSSI Sleman periode 2026-2030 resmi dilantik dengan fokus pada pembinaan usia dini, tata kelola organisasi, dan peningkatan kualitas kompetisi.
Harga Pertamax naik per 10 Juni 2026. Pertamina memastikan pasokan BBM tetap aman dan distribusi energi berjalan normal di seluruh SPBU.
Kokola menghadirkan produk eksklusif baru di Jakarta Fair 2026 dengan promo hemat, permainan berhadiah, dan grand prize bersama Mamah Dedeh.
Tradisi Mubeng Beteng 1 Sura 2026 kembali digelar di Keraton Jogja. Simak jadwal, titik keberangkatan, aturan peserta, dan rangkaian acaranya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 15 Juni 2026 tersedia sejak pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap keberangkatan terbaru.