Advertisement

Gagal Finis di Thailand, Marc Marquez: Ini Bukan Lagi Soal Menang

Jumali
Minggu, 08 Maret 2026 - 23:57 WIB
Jumali
Gagal Finis di Thailand, Marc Marquez: Ini Bukan Lagi Soal Menang Marc Marquez menjadi pembalap tercepat pada sesi practice di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Jumat (15/8 - 2025). (MotoGP)

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA–Musim MotoGP 2026 dimulai dengan tantangan berat bagi pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez. Kegagalan mencapai garis finis pada seri pembuka di Thailand pekan lalu meninggalkan catatan kurang ideal bagi sang juara dunia tujuh kali tersebut. Kini, ia menempati posisi kedelapan di klasemen sementara dengan perolehan sembilan poin, tertinggal cukup jauh dari pemimpin klasemen, Pedro Acosta.

Namun, di balik hasil yang kurang memuaskan tersebut, Marquez justru menunjukkan sisi lain dari kepribadiannya yang kini lebih matang. Ia menegaskan bahwa tujuan utamanya musim ini bukan semata-mata mengejar trofi, melainkan menikmati setiap momen di lintasan balap.

Advertisement

Pergeseran Paradigma: Menikmati Proses
Dalam wawancara dengan Motosan pada Minggu (8/3/2026), Marquez mengungkapkan bahwa pengalamannya melewati berbagai masa sulit dalam kariernya telah mengubah cara pandangnya terhadap balapan. Ia kini tidak lagi terobsesi dengan "menang demi menang", melainkan lebih fokus pada performa dan kepuasan pribadi.

"Terus bersenang-senang dan merasa kompetitif. Itulah yang benar-benar mendorong saya. Setelah semua yang telah saya lalui, ini bukan lagi hanya tentang menang demi menang," ujar pembalap asal Spanyol berusia 33 tahun ini.

Bagi Marquez, keberhasilan saat ini diukur melalui kemampuannya untuk tetap merasa kompetitif di tengah barisan pembalap elit dunia. Ia menilai setiap pertarungan di lintasan sebagai bagian dari perkembangan dirinya, baik sebagai atlet profesional maupun pribadi.

Fokus pada Perkembangan Personal
Perubahan filosofi ini membuat Marquez lebih menghargai kemajuan kecil dibandingkan hanya menatap hasil akhir di papan skor. Ia kini mengevaluasi setiap sesi latihan dan langkah teknis dengan lebih detail.

"Sebelumnya, saya hanya fokus pada hasil; sekarang saya mengevaluasi setiap langkah, setiap kemajuan, setiap pertarungan di lintasan. Saya ingin terus berkembang dan melakukannya dengan cara yang membuat saya bahagia," tambahnya.

Pendekatan ini diprediksi akan menjadi kunci bagi Marquez untuk tetap tenang di bawah tekanan tinggi seri-seri mendatang. Meski persaingan musim ini sangat ketat, dukungan dan kebahagiaan saat membalap diharapkan mampu membawanya kembali ke podium tertinggi.

Menatap Seri Brasil
Seusai evaluasi mendalam atas kegagalan di Buriram, Marquez kini mempersiapkan diri untuk seri kedua yang akan digelar di Autodromo Internacional Ayrton Senna, Brasil, pada 20-23 Maret 2026. Publik tentu menantikan apakah filosofi "menikmati perjalanan" ini akan membawa performa yang lebih konsisten bagi sang legenda di tanah Brasil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Mojtaba Khamenei Langsung Perintahkan Serangan Rudal ke Israel

Mojtaba Khamenei Langsung Perintahkan Serangan Rudal ke Israel

News
| Senin, 09 Maret 2026, 11:37 WIB

Advertisement

Catat! Ini Daftar Hari Libur dan Hari Besar April 2026

Catat! Ini Daftar Hari Libur dan Hari Besar April 2026

Wisata
| Kamis, 05 Maret 2026, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement