Profil Perry Warjiyo, Arsitek QRIS yang Mundur dari BI
Profil Perry Warjiyo, ekonom asal UGM yang mengabdi sekitar 42 tahun di Bank Indonesia dan dikenal sebagai penggagas transformasi pembayaran digital melalui QRI
Ilustrasi wasit./freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Sepak bola Italia kembali diguncang skandal besar. Mantan pengatur wasit Serie A, Gianluca Rocchi, mundur di tengah dugaan intervensi VAR yang menyeret nama Inter Milan.
Kejaksaan Milan menetapkan Rocchi sebagai tersangka dalam kasus yang berkaitan dengan dugaan intervensi terhadap sistem Video Assistant Referee (VAR) serta manipulasi penunjukan wasit di sejumlah pertandingan Serie A.
Salah satu laga yang menjadi sorotan adalah duel Udinese vs Parma pada 1 Maret 2025. Dalam pertandingan tersebut, keputusan penalti untuk Udinese memicu kontroversi setelah muncul dugaan adanya intervensi dari luar ruang VAR.
Berdasarkan laporan penyelidikan yang beredar di media internasional, rekaman video menunjukkan adanya perubahan keputusan setelah petugas VAR menoleh ke arah belakang ruangan sebelum memberikan keputusan akhir.
Rocchi disebut-sebut berada di lokasi dan diduga melakukan intervensi tidak langsung terhadap proses pengambilan keputusan VAR, yang seharusnya berlangsung secara independen tanpa gangguan pihak luar.
Protokol VAR sendiri secara ketat melarang adanya komunikasi atau intervensi dari luar ruang kendali selama proses peninjauan berlangsung.
Laporan CBS Sports menyebutkan dugaan adanya pelanggaran prosedur setelah Rocchi disebut mengetuk jendela ruang VAR untuk mendorong dilakukannya on-field review, sesuatu yang tidak diperbolehkan dalam standar operasional pertandingan.
Selain dugaan intervensi VAR, Rocchi juga dituduh terlibat dalam pengaturan penunjukan wasit pada beberapa laga penting Serie A, termasuk pertandingan yang melibatkan Inter Milan.
Salah satu yang disorot adalah laga Bologna vs Inter pada April 2025, ketika terjadi perubahan penunjukan wasit di menit terakhir yang kemudian memicu dugaan adanya preferensi terhadap klub tertentu.
Inter Milan turut terseret dalam pusaran dugaan tersebut, meski belum ada bukti resmi yang menyatakan klub terlibat langsung dalam skandal ini.
Kasus ini memicu kembali ingatan publik terhadap skandal Calciopoli 2006, yang kala itu mengguncang sepak bola Italia dan menjatuhkan sejumlah klub besar akibat pengaturan wasit.
Polisi Milan kini juga dilaporkan menyelidiki sejumlah pertandingan lain yang diduga berkaitan dengan pola intervensi serupa dalam sistem VAR.
Rocchi dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Pengadilan Milan pada 30 April 2026. Hingga kini, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus tersebut.
Jika tuduhan ini terbukti, skandal ini berpotensi menjadi salah satu kasus terbesar dalam sejarah modern Serie A dan kembali mempertanyakan integritas kompetisi sepak bola Italia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Profil Perry Warjiyo, ekonom asal UGM yang mengabdi sekitar 42 tahun di Bank Indonesia dan dikenal sebagai penggagas transformasi pembayaran digital melalui QRI
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.
Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka dalam bentrokan di Menteng yang menewaskan satu orang dan melukai satu korban lainnya.
Profesi teknisi pelayanan darah masih belum banyak dikenal masyarakat. Padahal, tenaga inilah yang bertanggung jawab memastikan setiap kantong darah aman