Facebook Luncurkan Asisten AI untuk Kreator, Saingi TikTok
Facebook meluncurkan Creator Studio dengan asisten AI yang membantu kreator menganalisis konten, komentar, dan performa audiens.
Trofi Piala Dunia./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - PSSI menggandeng Federasi Sepak Bola Australia (FFA) untuk mengajukan bidding (pencalonan tuan rumah) Piala Dunia 2034. Indonesia mengajak Austraslia lantaran Thailand menyatakan tidak siap untuk mendampingi Indonesia.
Sebelumnya, Indonesia berencana mengajukan pencalonan tuan rumah Piala Dunia 2034 bersama Thailand sesuai dengan hasil pertemuan Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) di Laos pada 2018. Namun, di tengah jalan Thailand menyatakan tidak siap.
"PSSI [kemudian] berdiskusi dengan AFF, dan kami memutuskan untuk menggandeng Australia untuk bidding Piala Dunia 2034," kata Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu (26/6/2019) siang.
Ratu Tisha memandang duet Indonesia dan Australia merupakan kombinasi yang kuat. Australia menjadi tuan rumah turnamen-turnamen berkelas dunia, sedangkan Indonesia memiliki infrastruktur yang tidak kalah dengan negara-negara lain.
Selain itu, Indonesia bekerja sama dengan Australia dalam pengembangan sepak bola di Jawa Timur dan Maluku. Dalam pandangan Ratu Tisha, komunikasi dengan negara jiran tersebut menjadi lebih mudah.
Meski demikian, Ratu Tisha yang saat ini sedang menduduki posisi Wakil Presiden AFF tidak menutup pintu bagi negara lain untuk turut bekerja sama dengan Indonesia guna mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034.
"Saat ini posisinya di AFF, PSSI bersama-sama dengan Australia, namun apabila nanti ada yang memenuhi infrastruktur, seperti dari Malaysia, Singapura, Vietnam, kami lihat lagi bagaimana cara kerja samanya, karena ada regulasi dan aturan yang harus dipenuhi," ujar Ratu Tisha.
Ratu Tisha mengungkapkan sebelum dapat mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034, PSSI sudah harus memiliki pengalaman melaksanakan turnamen level FIFA. PSSI kini membidik peluang untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2021.
"Kami akan coba bidding Piala Dunia U-20 pada 2021, prosesnya sedang dilakukan. Alhamdulillah, pemerintah bersama PSSI, ASEAN, AFF juga, dengan demikian itu benar-benar merupakan suatu keuntungan."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Facebook meluncurkan Creator Studio dengan asisten AI yang membantu kreator menganalisis konten, komentar, dan performa audiens.
Road trip makin populer di 2026. Simak 5 tips persiapan sebelum perjalanan jarak jauh
Prabowo menyebut negara menanggung penuh iuran JKN bagi 96,8 juta warga tidak mampu dan membangun 66 RSUD di berbagai daerah.
Kemendagri membuka Program Masadagri Batch III 2026 dengan 65 posisi magang di 12 unit kerja. Pendaftaran dibuka 15-19 Agustus 2026 untuk mahasiswa D4 dan S1.
Festival seni rupa ARTJOG kembali digelar di Jogja National Museum (JNM), Yogyakarta. Berlangsung sejak 19 Juni hingga 30 Agustus 2026
Desain iPhone 17 Pro kini menginspirasi HP Android. Huawei Nova 16 SE, Itel Power 80, HMD Asha 305, dan Oppo A7 Pro Max hadir dengan harga mulai Rp1 jutaan.