Miras Ditemukan di Lapas Cibinong, 10 Bangunan Bantaran Ciliwung Dibongkar
Komisi XIII DPR menemukan miras di salah satu bangunan Lapas Cibinong. Sebanyak 10 bangunan di bantaran Ciliwung dibongkar.
Trofi Piala Dunia./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - PSSI menggandeng Federasi Sepak Bola Australia (FFA) untuk mengajukan bidding (pencalonan tuan rumah) Piala Dunia 2034. Indonesia mengajak Austraslia lantaran Thailand menyatakan tidak siap untuk mendampingi Indonesia.
Sebelumnya, Indonesia berencana mengajukan pencalonan tuan rumah Piala Dunia 2034 bersama Thailand sesuai dengan hasil pertemuan Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) di Laos pada 2018. Namun, di tengah jalan Thailand menyatakan tidak siap.
"PSSI [kemudian] berdiskusi dengan AFF, dan kami memutuskan untuk menggandeng Australia untuk bidding Piala Dunia 2034," kata Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu (26/6/2019) siang.
Ratu Tisha memandang duet Indonesia dan Australia merupakan kombinasi yang kuat. Australia menjadi tuan rumah turnamen-turnamen berkelas dunia, sedangkan Indonesia memiliki infrastruktur yang tidak kalah dengan negara-negara lain.
Selain itu, Indonesia bekerja sama dengan Australia dalam pengembangan sepak bola di Jawa Timur dan Maluku. Dalam pandangan Ratu Tisha, komunikasi dengan negara jiran tersebut menjadi lebih mudah.
Meski demikian, Ratu Tisha yang saat ini sedang menduduki posisi Wakil Presiden AFF tidak menutup pintu bagi negara lain untuk turut bekerja sama dengan Indonesia guna mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034.
"Saat ini posisinya di AFF, PSSI bersama-sama dengan Australia, namun apabila nanti ada yang memenuhi infrastruktur, seperti dari Malaysia, Singapura, Vietnam, kami lihat lagi bagaimana cara kerja samanya, karena ada regulasi dan aturan yang harus dipenuhi," ujar Ratu Tisha.
Ratu Tisha mengungkapkan sebelum dapat mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034, PSSI sudah harus memiliki pengalaman melaksanakan turnamen level FIFA. PSSI kini membidik peluang untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2021.
"Kami akan coba bidding Piala Dunia U-20 pada 2021, prosesnya sedang dilakukan. Alhamdulillah, pemerintah bersama PSSI, ASEAN, AFF juga, dengan demikian itu benar-benar merupakan suatu keuntungan."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Komisi XIII DPR menemukan miras di salah satu bangunan Lapas Cibinong. Sebanyak 10 bangunan di bantaran Ciliwung dibongkar.
Dugaan politik uang muncul di Pilur Panggungharjo. Calon lurah melapor, sementara panitia mengingatkan fakta integritas dan mekanisme penanganan.
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah berpotensi hujan pada 2–5 Oktober 2026 meski kemarau panjang masih melanda banyak daerah.
IKI September 2026 berada di level 51,93 atau turun 0,37 poin. Industri masih ekspansi, tetapi biaya logistik dan BBM menekan laju.
Pemerintah menyetujui sanksi pidana bagi pemilik kendaraan ODOL. RUU LLAJ juga mengatur korporasi dan pemilik barang sebagai subjek pidana.
Esteban Ocon memutuskan meninggalkan Haas pada akhir musim F1 2026 setelah menjalani 39 balapan bersama tim tersebut