AI Tak Hanya Hapus Pekerjaan, 41 Juta Posisi Bisa Muncul
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
Pemain anyar PSIM diperkenalkan di Wisma PSIM, Minggu (18/8/2019)./Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, JOGJA—Tujuh pemain anyar PSIM Jogja adalah karakter-karekter yang cukup dikenal baik oleh Aji Santoso. Mereka diperlukan untuk menambah kekuatan tim dan memuluskan misi Laskar Mataram promosi ke Liga 1 2020.
PSIM yang kini bertengger di peringkat kedua klasemen sementara Grup Timur Liga 2 2019 setelah kalah 1-2 dari Persis Solo di pertandingan terakhir putaran pertama butuh kekuatan besar karena persaingan di kompetisi level kedua ini sangat ketat. Hanya ada masing-masing empat klub dari Grup Barat dan Timur yang akan melaju ke fase gugur. Di Grup Timur, peringkat pertama (Persis Solo) dengan peringkat keempat (Persewar Warropen) hanya berjarak empat angka. Jarak Persis dengan PSIM serta Persik Kediri yang berada di peringkat ketiga bahkan masing-masing hanya satu poin. Persis kini mengumpulkan 19 nilai, PSIM 18, dan Persik 17.
Tujuh penggawa baru Laskar Mataram, yakni Hendra Wijaya (bek tengah/PSM Makassar), Saldi Amirudin (sayap kiri-kanan/PSM Makassar), Ahmad Mahrus Bachtiar (bek tengah/Barito Putra), Nugroho Fatchur Rochman (gelandang bertahan dan serang/Persija), Sutanto Tan (gelandang bertahan dan serang/Bali United) dan Witan Sulaeman (gelandang/SKO Ragunan/Timnas U-19) didapat PSIM tidak dengan mudah.
“Saya harus bergerilya. Tidak gampang untuk mendapatkan mereka. Sebagian besar adalah anak buah saya, dan saya sangat tahu bagaimana mereka, karakter mereka. Insyasllah, ke depan di PSIM kami hanya fokus pada satu tujuan, bagaimana promosi ke Liga 1,” ucap Aji.
Manajer PSIM Jogja David MP Hutauruk mengharapkan semua elemen klub mendukung upaya manajemen untuk mewujudkan target promosi. “Kami dari manajemen, akan mendukung penuh apapun yang diminta oleh tim teknis. Kami berharap bisa beriringan dan saling mendukung agar mencapai target lolos ke Liga 1,” kata David.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
Disdag Jogja menggelar Gemati di 22 pasar selama Oktober 2026. Belanja minimal Rp20.000 berpeluang mendapat smartphone hingga sepeda.
Pemprov Jateng menyalurkan 75,4 juta liter air bersih ke 33 kabupaten/kota untuk membantu warga terdampak kekeringan.
Komisi XIII DPR menemukan miras di salah satu bangunan Lapas Cibinong. Sebanyak 10 bangunan di bantaran Ciliwung dibongkar.
Empat atlet Indonesia lolos final speed panjat tebing di Nagoya. FPTI membidik medali dan berharap podium dikuasai wakil Indonesia.
DPRD Jogja meminta Rippar 2026–2045 tak hanya mengejar jumlah wisatawan, tetapi juga lama tinggal, belanja, tenaga kerja, dan lingkungan.