Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Pelatih PSS Sleman, Dejan Antonic (kanan) dan Kapten PSS, Bagus Nirwanto, dalam sesi Pre Match Press Conference Piala Menpora pada Senin (22/3/2021) di Bandung-Ist
Harianjogja.com, SLEMAN-PSS Sleman akan menghadapi Madura United pada pertandingan perdananya dalam Piala Menpora, di stadion Jalak Harupat Bandung, Rabu (24/3/2021) besok. Pemain muda dan pemain lokal akan mendapat banyak kesempatan dalam laga ini.
Pelatih PSS, Dejan Antonic, menuturkan pertandingan melawan Madura United akan menjadi momen yang sangat menarik. "Tentu saja saya pikir pertandingan ini sangat menarik, kedua tim mau menang. Saya ingin semoga semua lancar," ujarnya dalam sesi Pre Match Press Conference Piala Menpora pada Senin (22/03/2021) di Bandung.
Skiad asuhannya telah mulai berlatih di Bandung sejak Sabtu (13/3/2021) lalu. "Persiapan mungkin cuma satu minggu tapi kita fokus ke pertandingan besok dan kita tetap latihan karena kita mau persiapan supaya lebih bagus untuk kompetisi di bulan Juni nanti," katanya.
Saat ini kondisi pemain menurutnya sudah bagus, namun masih menunggu pemain asing yang baru bisa bermain pekan berikutnya. "Untuk game besok banyak kesempatan untuk pemain lokal dan pemain muda, kami ingin kasih maksimum dan cari hasil yang positif dan bagus untuk kita semua," ungkapnya.
Ia mengakui Grup C cukup berat dengan tim seperti Persebaya, Madura United, Persela dan Persik. "Jangan lupa kita ada dua Tim besar sekali Madura dan Persebaya, dan juga tetap respek ke Kediri dan Persela, pasti kita tetap kerja seperti biasa. Seperti semua Tim dimana saya pernah melatih, di mana pun harus bekerja keras dan disiplin," katanya.
Kapten PSS Sleman, Bagus Nirwanto, mengatakan pada laga perdana ini skuad akan mati-matian berusaha memberikan yang terbaik. "Meskipun pertandingan pertama tapi kami akan berusaha mencoba mengambil poin di sana," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Gempa M7,7 yang berpusat di Nagekeo dirasakan di Kota Bima. Satu rumah rusak sedang, Gudang Bulog dan plafon masjid juga terdampak.
IMI menghentikan sementara drag race di lintasan non-permanen seperti jalan raya dan kompleks perumahan di seluruh Indonesia.
Sebanyak 68 foto jurnalistik ANTARA dipamerkan di Titik Nol Kilometer Jogja pada 14-21 Agustus untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI.
Pemerintah menargetkan pembiayaan RAPBN 2027 sebesar Rp671,2 triliun, turun 8,6% dari outlook 2026 yang mencapai Rp734,3 triliun.
Imigrasi Parepare mendeportasi WN Malaysia yang overstay 101 hari melalui jalur laut dari Parepare-Nunukan menuju Tawau.