KPK Periksa 4 Saksi, Dalami Dugaan Uang untuk Reza Maghribi
KPK mendalami dugaan pemberian pihak swasta kepada Reza Maullana Maghribi, tersangka kasus suap proyek DJKA Kemenhub.
Bali united. /Antara.
Harianjogja.com, JOGJA--Pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco merasa anak asuhnya lebih prima untuk menghadapi PSS Sleman dalam perempat final Piala Menpora setelah memiliki waktu istirahat yang lebih panjang.
Dalam mengisi waktu jeda, ia mempersiapkan sejumlah latihan fisik dan teknik. Sehingga, ia berharap laga menghadapi Skuad Elang Jawa akan berjalan lebih mudah.
"Setelah lawan Persita kemarin kita langsung pulang ke Bali. Kita ada latihan teknik dan fisik, saya harap bisa lebih mudah bagi kita untuk lawan Sleman," kata Teco di Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/4/2021).
BACA JUGA : Sejumlah Klub Liga 1 Akan Potong Gaji Pemain
Menurut Teco komposisi pemain untuk menghadapi PSS bakal menyesuaikan dengan kondisi tim. Karena ia tetap menganggap ajang Piala Menpora itu untuk mencari komposisi terbaik untuk menghadapi Liga 1 mendatang.
Selain itu, ia pun tetap mewaspadai kualitas Skuad Elang Jawa yang berhasil menjuarai Grup C dengan mengalahkan Persebaya Surabaya. Apalagi, kata dia, PSS kini memiliki sejumlah pemain yang berkualitas di kancah persepakbolaan Tanah Air seperti Irfan Bachdim, Kim Kurniawan, dan sejumlah pemain lainnya.
"Ada beberapa pemain di sana yang punya kualitas bagus. Tapi kita tetap harus respek dengan lawan dengan kerja keras dari menit pertama," kata dia.
Sementara itu, Gelandang Bali United Hariono mengatakan skuad Bali sejauh ini sudah siap untuk bertanding maksimal melawan PSS. Semua bakal kerja keras untuk meraih kemenangan pada laga nanti.
BACA JUGA : Skuat PSS Sleman Diliburkan Hingga 29 Mei
"Mudah-mudahan besok Allah memberikan kemudahan dan kemenangan untuk Bali United," kata mantan pemain Persib Bandung itu.
Bali United akan menghadapi PSS Sleman pada laga terakhir babak perempat final Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (12/4).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK mendalami dugaan pemberian pihak swasta kepada Reza Maullana Maghribi, tersangka kasus suap proyek DJKA Kemenhub.
BMKG menyebut gempa M7,7 NTT dipicu sesar naik busur belakang Flores yang berpotensi menghasilkan gempa hingga M7,9.
Gempa M7,7 di NTT merobohkan bangunan di Pelabuhan Lorens Say Maumere. Tiga korban dievakuasi, satu meninggal dunia.
Pieter Huistra menilai PSS Sleman berada di jalur tepat untuk membangun permainan dominan menjelang Super League 2026/2027.
PWI DIY memperkuat pengusulan Fuad Muhammad Syafruddin atau Udin sebagai Pahlawan Nasional setelah 30 tahun gugur dalam tugas jurnalistik
Gempa M7,7 yang berpusat di Nagekeo dirasakan di Kota Bima. Satu rumah rusak sedang, Gudang Bulog dan plafon masjid juga terdampak.