Ojo Urik, Cara Alex Pracaya Perangi Perilaku Korupsi
Alex Pracaya menggelar pameran tunggal perdananya bertajuk Ojo Urik untuk mengingatkan publik agar terus memerangi perilaku koriupsi sejak dini.
Skuat PSIM Jogja/Instagram @psimjogja_official
Harianjogja.com, JOGJA—CEO PSIM Jogja, Bima Sinung Widagdo, menyambut baik penerapan uji coba penonton dengan adanya kuota 100 orang suporter untuk menonton laga PSIM melawan Martapura Dewa United pada Kamis (16/12/2021).
PSSI bersama Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) diketahui mengadakan ujicoba untuk menggelar pertandingan dengan penonton di babak delapan besar Liga 2 yang berlangsung di Stadion Pakansari dan Stadion Wibawa Mukti, Bekasi.
“Penonton akan menjadi pemain ke 12 di lapangan, yang akan menjadi penambah semangat bagi pemain,” ujarnya dalam rilis kepada Harian Jogja, Rabu (14/12/2021).
Manajer PSIM Jogja Farabi Firdausy menilai dukungan langsung dari suporter bisa memberi energi positif bagi anak asuh Seto Nurdiyantoro saat berjuang di lapangan. “Semoga rencana ini berjalan dengan baik dan lancar, karena kesehatan saat ini tetap yang paling utama,” tuturnya.
Pemain PSIM Jogja, Jodi Kustiawan, mengungkapkan kehadiran suporter di stadion bakal memberikan energi positif bagi para pemain. Tidak lupa, Jodi juga meminta seluruh suporter PSIM yang belum bisa hadir ke stadion untuk tetap mendoakan perjuangan para pemain Laskar Mataram dari rumah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alex Pracaya menggelar pameran tunggal perdananya bertajuk Ojo Urik untuk mengingatkan publik agar terus memerangi perilaku koriupsi sejak dini.
Program penghapusan denda PBB Sleman hasilkan Rp4,4 miliar, bantu warga dan dongkrak PAD 2026.
Makna Idul Adha 2026 ditegaskan PBNU: kurban bukan sekadar ritual, tapi wujud ketaatan, kepedulian sosial, dan kesiapan menerima kritik.
Skuad Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026 resmi diumumkan, dipimpin Christian Pulisic dan Mauricio Pochettino.
Bupati Bantul tegaskan pembubaran ibadah GMS melanggar konstitusi, polisi pastikan tidak ada ruang intoleransi.
Peluang kerja PMI di Kuwait makin terbuka 2026, pemerintah dorong perlindungan dan perluasan sektor kerja.