Googlebook Resmi Meluncur, Era Chromebook Mulai Bergeser
Google resmi memperkenalkan Googlebook, laptop berbasis Gemini AI yang digadang menjadi penerus Chromebook.
Logo Liga 1 - Ist
Harianjogja.com, MALANG — Laga menarik akan tersaji saat Arema FC melawan PSS Sleman pada pekan ketiga Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (4/8/2022) malam. Baik PSS Sleman maupun Arema FC sama-sama mengejar kemenangan pada laga kali ini.
Arema FC saat ini menempati peringkat ke-10 dengan 3 poin, sedangkan PSS Sleman yang dalam dua pertandingan terakhir tidak meraih kemenangan menempati posisi ke-14 dengan 1 poin.
Meski demikian, raihan peringkat ini tidak boleh membuat Arema FC mengendurkan konsentrasi. Sebab, dari rekor pertemuan antara PSS Sleman dengan Arema FC kali ini adalah pertemuan ke-7 sejak 2015. Di mana, dari enam kali pertemuan, 4 kali Arema menang atas PSS Sleman, sisanya dua kali PSS Sleman menang atas Arema FC.
Pemain depan Arema FC Muhammad Rafli mengakui, calon lawan memiliki tim yang bagus. Hanya tinggal menunggu waktu, PSS bisa menunjukkan kualitas sebenarnya. Dia mewaspadai kualitas PSS itu muncul saat berhadapan dengan Arema FC.
"PSS tim yang bagus. Mereka sudah dua kali gagal menang, jadi pasti mereka ingin bangkit. Kami tidak mau berleha-leha, apalagi anggap remeh. Kami siap seratus persen dan respek dengan mereka," katanya, dikutip dari Liga Indonesia Baru, Kamis (4/8/2022).
Apalagi, Arema FC pernah kesulitan menghadapi tim yang ingin bangkit, tepatnya saat pertandingan perdana. Borneo FC Samarinda yang gagal menang dua kali atas Singo Edan berhasil membalaskan dendamnya. Tidak tanggung-tanggung, Arema FC dihajar 3-0 di kandang lawan.
Muhammad Rafli menjelaskan, saat ini tim sedang mempersiapkan segalanya untuk menghadapi PSS. Pemain tim berjuluk Singo Edan coba mempelajari kekuatan dan kelemahan lawan, sembari mencari solusi dan strategi yang pas untuk menghadapi.
"Kalau dilihat, pemain mereka punya kualitas yang merata. Mereka memiliki kelebihannya masing-masing. Dave [Mustaine] dengan shootingnya, lalu Boaz [Sollosa] harus kita tutup kaki kirinya. Jadi kita harus pelajari semuanya," ujar pemain bernomor punggung 10.
"Kalau saya sendiri coba melihat video-video PSS. Saya perhatikan posisi lawan saya. Misalnya gelandang mereka, apa yang harus dieksploitasi dan apa kelebihannya," tandasnya.
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro menyatakan mewaspadai motivasi dan bola set piece (mati) dari Arema FC, jelang bentrok keduanya pada lanjutan Liga 1 2022/2023 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (5/8/2022) pukul 20.30 WIB.
“Motivasi untuk menjuarai kompetisi dari Arema FC ini harus membuat kami waspadai. Apalagi mereka main di kandang, dan Arema dalam tren positif. Di mana, mereka juga baru saja menjadi juara Piala Presiden 2022. Di tambah, tidak banyak melakukan perubahan pemain, dan pemain baru yang bergabung dengan mereka juga cukup mumpuni,” kata Seto saat konferensi pers jelang laga, Kamis (4/8/2022).
Selain motivasi, pelatih asal Kalasan itu mengungkapkan, timnya juga mewaspadai beberapa hal dari Arema FC. Arema FC selama ini dikenal memiliki keberuntungan yang cukup baik saat berlaga. Tidak sampai disitu, Singo Edan juga dikenal memiliki kelebihan dalam bola set piece.
“Bola-bola set piece (mati) ini yang kami antisipasi. Mudah-mudahan pemain tidak banyak melakukan pelanggaran. Mudah-mudahan juga mereka tidak lupa apa yang kami minta di lapangan,” harap Seto.
23 Mei 2015 | Uji coba | PSS Sleman 1-4 Arema
21 Februari 2016 | Bali Island Cup 2016 | PSS Sleman 2-5 Arema
15 Mei 2019 | Liga 1 2019 | PSS Sleman 3-1 Arema
24 September 2019 | Liga 1 2019 | Arema 4-0 PSS Sleman
19 September 2021 | Liga 1 2021-2022 | PSS Sleman 2-1 Arema
13 Januari 2022 | Liga 1 2022-2023 | Arema 2-0 PSS Sleman
Maringa ; Achmad Figo, Bagas Adi, Sergio Silva, Johan Alfarizie; Dendy, Adam Alis, Evan Dimas, Jayus Hariono, Gian Zola; Abel Camara
Muhammad Ridwan; marckho Sandi, Tallyson Duarte, Purwoko Yudi, Nurdiansyah; Manda Cingi, Jihad Ayoub; Irkham Milla, Ze Valente, Rifky Suryawan; Mychell Chagas
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Google resmi memperkenalkan Googlebook, laptop berbasis Gemini AI yang digadang menjadi penerus Chromebook.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
PPIH siapkan jalur khusus lansia di Terminal Ajyad Makkah. Bus shalawat ditambah hingga 140 armada jelang puncak haji.
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.