FIFA Catat 6 Klub Indonesia Terkena 30 Larangan Pemain
FIFA mencatat enam klub Indonesia terkena 30 larangan pendaftaran pemain sepanjang 2025/2026. Indonesia masuk 10 besar dunia.
Ilustrasi Piala Dunia U-17./FIFA
Harianjogja.com, JOGJA—Timnas U-17 Indonesia sejauh menempati pot 1 dalam daftar pembagian pot Piala Dunia U-17 2023. Garuda muda menempati pot pertama karena berstatus tuan rumah Piala Dunia U-17 2023. Nantinya, timnas Indonesia akan tergabung bersama Brasil, Meksiko, Prancis, Spanyol dan Jerman.
BACA JUGA: Seleksi Pemain Timnas U-17 Digelar di 9 Kota
Sejauh ini sudah ada 24 tim yang dipastikan lolos ke putaran final Piala Dunia U-17 2023. Nantinya, seluruh peserta terbagi ke dalam empat pot dan akan diundi ke dalam enam grup yang terdiri dari empat tim. Adapun jadwal drawing fase grup Piala Dunia U-17 2023 bakal digelar di Jakarta pada Agustus 2023 mendatang.
Berikut Daftar Pembagian Pot Piala Dunia U-17 2023:
Pot 1: Indonesia, Brasil, Meksiko, Prancis, Spanyol, Jerman
Pot 2: Mali, Inggris, Jepang, Korea Selatan, Argentina, Ekuador
Pot 3: Selandia Baru, Uzbekistan, Amerika Serikat, Iran, Senegal, Maroko
Pot 4: Kanada, Panama, Venezuela, Polandia, Burkina Faso, Kaledonia Baru
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
FIFA mencatat enam klub Indonesia terkena 30 larangan pendaftaran pemain sepanjang 2025/2026. Indonesia masuk 10 besar dunia.
Marc Marquez mengoleksi 374 poin setelah finis kedua di Sprint MotoGP Malaysia 2026. Ia kini unggul 19 poin atas Jorge Martin.
Survei SNEF menunjukkan 85 persen penggunaan AI dalam fungsi SDM di Singapura masih memerlukan konfirmasi manusia, terutama untuk keputusan penting.
PSIM Jogja mematangkan persiapan selama sepekan jelang melawan Borneo FC. Guntur mewaspadai kedalaman skuad dan keberadaan Reva Adi.
LPDP membuka tujuh program beasiswa Co-Funding 2026 untuk S2 dan S3 di lima negara. Simak kampus tujuan, syarat usia, skor bahasa Inggris, dan jadwal seleksi.
PCA Ngampilan menggelar Temu Lansia DCLA Siti Walidah yang diikuti 200 peserta, disertai pemeriksaan kesehatan gratis dan kajian keagamaan.