Modus Minta Tolong Senter HP, Pria Gasak Ponsel Mahasiswi di Bantul
Pria di Bantul ditangkap usai mencuri HP mahasiswi dengan modus minta bantuan. Pelaku pura-pura motor mogok untuk mengelabui korban.
Sejumlah pemain PSS Sleman merayakan gol yang dicetak oleh Ricky Cawor dalam pertandingan melawan Persis Solo, Jumat (7/7/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Laga PSS Sleman vs Persis Solo di Stadion Maguwoharjo, Jumat (7/7/2023) berakhir imbang.
Atas hasil imbang itu, Pelatih Kepala PSS Sleman Marian Mihail tak mau banyak berkomentar soal kepemimpinan wasit. Marian mengaku wasit sudah bekerja profesional pada pertandingan yang berakhir dengan skor 2-2 itu. Dua gol PSS Sleman dalam pekan kedua Liga 1 2023 ini dicetak oleh Ricky Cawor dan Hamisi untuk PSS Sleman.
Sebenarnya, kepemimpinan wasit Yudi Nurcahya di laga ini sempat disorot oleh ofisial pelatih PSS Sleman lantaran sejumlah keputusannya yang dianggap kontroversial.
"Saya tidak mau komentar banyak soal wasit dan saya rasa keputusan yang diberikan profesional dan saya hormati," kata Marian dalam sesi jumpa pers seusai pertandingan.
Marian menyebut, protes terhadap keputusan wasit adalah hal yang menganggu pada jalannya sebuah pertandingan. Hal itu secara tegas dikatakannya kepada para pemain agar berlaga dengan fokus dan tidak terlalu banyak memprotes keputusan wasit saat bertanding.
"Pemain juga saya edukasi soal protes kepada wasit, saya akan ganti kalau dia terlalu banyak protes kepada wasit karena itu bisa membuat masalah pertandingan. Saya selalu hormati wasit di dalam dan luar lapangan, " jelasnya.
Marian pun mengapresiasi upaya anak asuhnya yang bisa menyamai kedudukan di menit-menit akhir sehingga membuat skor sama kuat. Hanya saja skuad Super Elja, kata dia belum mampu menerjemahkan instruksinya soal bermain dengan pressing tinggi.
"Permainan yang bagus di laga ini. Kedua tim sama-sama punya banyak peluang untuk mencetak gol, tapi kami masih cukup susah menerapkan pressing tinggi," katanya.
BACA JUGA: Skor PSS Sleman vs Persis Solo, Berakhir Imbang 2-2
Marian menambahkan bahwa dukungan suporter yang total pada pertandingan kali ini cukup berdampak pada penampilan anak asuhnya. Sleman Fans yang bernyanyi sepanjang 90 menit, diakuinya membuat semangat pemain terpompa.
"Saya berterima kasih kepada fan yang sudah percaya dan mereka telah menunjukkan identitas mereka sebagai pemain ke 12 bagi kami. Itu sangat penting sekali," kata dia.
Sementara pelatih Persis Solo, Leonardo Medina menyatakan Laskar Sambernyawa berpeluang membawa poin penuh di pertandingan kali ini tetapi harus puas dengan hasil imbang di akhir laga. Menurutnya, tim masih belum mampu dalam mengontrol penguasaan pertandingan, termasuk soal pertahanan.
"Saya punya catatan penting di pekan kedua ini. Kami sudah kebobolan lima gol dari dua laga dan hanya memasukkan empat gol, ini tentu tidak seimbang. Lini pertahanan ini yang akan kami perbaiki ke depan," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pria di Bantul ditangkap usai mencuri HP mahasiswi dengan modus minta bantuan. Pelaku pura-pura motor mogok untuk mengelabui korban.
Sidang dugaan suap Sudewa mengungkap kesaksian Ketua Kadin Kota Surakarta yang mengaku menyerahkan Rp125 juta melalui seorang perantara.
Penjualan seragam sekolah di Jogja melonjak menjelang tahun ajaran baru. Omzet toko mencapai Rp15 juta per hari seiring membludaknya pembeli.
Perempuan Bangsa DIY menggelar Muswil sebagai langkah awal konsolidasi organisasi dan penguatan kader untuk menghadapi Pemilu 2029.
Ketua Banggar DPR memastikan Transfer ke Daerah (TKD) 2027 tidak turun dan berpotensi melampaui alokasi Rp649 triliun pada 2026.
Erick Thohir menjelaskan alasan Oxford United absen di Piala Presiden 2026. Turnamen kini diikuti delapan tim, termasuk tiga klub luar negeri.