UMK Bantul 2027 Dibahas, DPRD Sebut Upah Ideal untuk Buruh Rp4,5 Juta
DPRD Bantul mendorong UMK 2027 mendekati Kebutuhan Hidup Layak Rp4,5 juta dengan mempertimbangkan kondisi pekerja dan kemampuan perusahaan.
Penyerang PSIM Jogja, Aleksandar Rakic (kiri) berupaya melewati pemain FC Bekasi City di Stadion Mandala Krida, Senin (11/9/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih PSIM Jogja, Kas Hartadi meminta maaf kepada suporter dan masyarakat Jogja lantaran kekalahan yang dialami timnya dalam laga perdana Liga 2 2023 melawan FC Bekasi City di Stadion Mandala Krida, Senin (11/9/2023). Bermain di hadapan pendukung sendiri, Laskar Mataram justru kalah dengan skor 2-3.
Yudha Alkanza dan kolega sempat unggul dua kali melalui gol Ari Maring menit ke-17 dan disamakan oleh tim lawan menit ke-32. Kemudian Bryan Cesar menit ke 72 sempat kembali membawa tim tuan rumah unggul, tapi penampilan apik Ezechiel N'Douassel bisa meredam keunggulan tuan rumah.
Striker asal Republik Chad itu mencetak hattrick di laga ini sekaligus membawa FC Bekasi City comeback. Kemenangan Laskar Mataram yang sudah di depan mata mampu dikuburnya dalam-dalam melalui gol di menit 89 dan 95 serta berakhir kemenangan bagi tim tamu.
Kas Hartadi mengaku sejak gol kedua tim lawan, anak asuhnya sudah kehilangan konsentrasi, sehingga tim lawan mampu memanfaatkan keadaan dan membalikkan skor. Dirinya pun mengaku hal ini akan menjadi evaluasi ke depan untuk pertandingan selanjutnya.
"Saya ucapkan permohonan maaf untuk suporter dan masyarakat Jogja, sore ini kita mengalami kekalahan. Ke depan kita perbaiki dan evaluasi untuk pertandingan selanjutnya," ujarnya seusai laga.
BACA JUGA: PSIM Vs Bekasi FC 2-3, Hat Trick Ndouassel Permalukan Laskar Mataram
Menurut Kas, tiga peluang emas yang diperoleh tim lawan dimanfaatkan dengan bagus dan anak asuhnya tidak bisa mengantisipasi. "Yang pasti di menit akhir kita kehilangan konsentrasi. Jadi ada dua bahkan tiga kesempatan dari tim lawan semuanya masuk. Sejak menit 89 di gol kedua pemain sudah kehilangan konsentrasi," katanya.
Kas mengaku lini belakang tim akan mendapat sorotan setelah laga ini. Ia akan mengevaluasi total penampilan para pemain. "Pasti kita akan evaluasi dan persiapan untuk lawan PSKC Cimahi, pemain sudah bekerja keras dan bagus, cuma kita hari ini memang belum beruntung, termasuk lini belakang kita perbaiki untuk pertandingan selanjutnya," jelas dia.
Penyerang PSIM Jogja, I Nyoman Sukarja menyatakan dia dan kolega sudah bekerja keras untuk menampilkan permainan terbaik di laga ini. Namun hasil yang diperoleh belum maksimal. "Untuk laga selanjutnya kita akan lebih fokus lagi untuk menenangkan pertandingan dan memetik tiga poin," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Bantul mendorong UMK 2027 mendekati Kebutuhan Hidup Layak Rp4,5 juta dengan mempertimbangkan kondisi pekerja dan kemampuan perusahaan.
Jadwal bola 26–27 Oktober 2026: Persija vs Persik, laga ACL Elite, Galatasaray vs Fenerbahce, PSG vs Lyon, dan Sevilla vs Osasuna.
Badan Geologi menargetkan penataan zona konservasi di 421 cekungan air tanah hingga 2045, dengan wilayah prioritas ditangani sampai 2029.
Kemendikdasmen memindahkan seluruh peserta TKA SMA di Kalimantan Tengah ke jadwal susulan akibat karhutla. Penyesuaian di Kalsel dilakukan parsial.
Polda DIY menggelar Operasi Patuh Progo 2026 pada 26 Oktober–8 November dengan sasaran 12 pelanggaran lalu lintas prioritas.
Polisi menangkap suami siri dalam kasus dugaan pembunuhan ibu dan anak asal Bogor di Madiun. Penyidik masih mendalami motif dan mencari jasad korban.