3 Posko Anti Klitih Dibentuk di Bambanglipuro Bantul, Perketat Patroli
Sedikitnya tiga posko anti kejahatan jalanan di Kapanewon Bambanglipuro dibentuk sebagai upaya menekan aksi kriminalitas, khususnya kejahatan jalanan atau kliti
Bomber asing PSIM Jogja Aleksandar Rakic saat menjalani sesi latihan rutin menjelang melawan Nusantara FC pada Sabtu (14/10/2023) di Stadion Kebogiro, Boyolali./ Istimewa - dok.PSIM
Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih kepala PSIM Jogja, Kas Hartadi mewajibkan bomber asingnya Aleksandar Rakic untuk mencetak gol dan membantu tim meraih tiga poin di laga melawan Nusantara FC pada Sabtu (14/10/2023) di Stadion Kebogiro, Boyolali. Raihan poin penuh di laga tandang ketiga itu akan membuat Laskar Mataram tetap bersaing mengamankan tiket menuju babak 12 besar.
Pernyataan juru taktik asal Surakarta itu cukup beralasan lantaran pemain asal Serbia itu sama sekali belum mencatatkan gol dari empat laga yang dijalaninya. Dari empat laga itu Rakic hanya bermain penuh saat melawan Bekasi City di pertandingan perdana Liga 2 2023, dia menyumbang satu umpan gol di laga tersebut tetapi gagal mengeksekusi penalti.
Kas juga mengklaim bahwa, setiap sesi latihan rutin pemain yang sempat membela Persikabo 1973 itu juga diberikan latihan tambahan dibandingkan pemain lainnya. Mantan top skor Liga 1 musim 2018 itu disebut kas melatih kemampuan penyelesaian akhirnya yang selama ini memang mendapat sorotan.
"Setiap habis latihan Rakic latihan sendiri selama 20 menit untuk latihan finishing. Kita tetap menunggu Rakic untuk bisa mencetak gol," ujarnya, Selasa (10/10/2023).
Menjelang melawan Nusantara FC, PSIM Jogja pun menargetkan poin sempurna di laga mendatang. Kedua tim saat ini sama-sama mengoleksi 7 poin tetapi Macan Dahan Borneo, julukan Nusantara FC telah melakoni lima pertandingan sementara Laskar Mataram baru empat laga. Peran Rakic di laga mendatang masih diharapkan untuk menjadi pembeda dan berkontribusi penuh.
"Targetnya tetap meraih poin maksimal di laga lawan Nusantara. Kepada Rakic juga sama, striker harus bisa bikin gol. Sampai sekarang kan belum. Targetnya ya harus bikin gol dan bisa berkontribusi maksimal," kata Kas.
BACA JUGA: Tampil Minor di 2 Laga Home, Suporter PSIM Jogja Gelar Aksi Protes
Menurut Kas, penampilan Rakic yang sampai sejauh ini dinilainya belum maksimal itu tergantung dari pemainan dan usahanya sendiri. Sebagai pemain yang sempat bermain di kompetisi tertinggi sepak bola tanah air, Rakic tentu sedikit banyak sudah paham tentang kultur liga dan bisa cepat beradaptasi dengan tim yang dibelanya. Hanya saja, fans melihat pemain bernomor punggung 9 itu tampak ogah-ogahan saat diturunkan.
Kas juga memastikan bahwa secara tim tidak ada sekat dan persoalan yang signifikan di ruang ganti pemain PSIM. Semua pemain baik tua dan muda maupun pemain asing saling berbaur satu sama lain tanpa sekat. Apalagi budaya di PSIM dikenal sangat kekeluargaan, sehingga tidak ada alasan lain bagi Rakic untuk tidak bekerja keras dan membuktikan diri.
"Kalau secara tim kami tidak ada masalah. Tim sejauh ini kompak dan memiliki kebersamaan yang bagus. Terlebih semua pemain lokal pun juga mendukung Rakic agar perfomanya bisa kembali ke level yang semestinya," jelas Kas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sedikitnya tiga posko anti kejahatan jalanan di Kapanewon Bambanglipuro dibentuk sebagai upaya menekan aksi kriminalitas, khususnya kejahatan jalanan atau kliti
1.600 penginapan tanpa izin terancam dihapus dari Airbnb, Agoda, dan Traveloka mulai 1 Agustus 2026.
Marc Marquez berpeluang comeback di MotoGP Italia 2026 usai pulih dari cedera kaki dan operasi bahu. Ducati masih menunggu hasil tes medis terakhir di Mugello.
Frank Lampard raih penghargaan pelatih terbaik LMA setelah bawa Coventry City promosi ke Premier League. Simak profil prestasi Lampard dan para pemenang lainnya
Rekomendasi HP baterai jumbo 7000 mAh terbaik 2026 untuk driver ojol. Performa stabil, anti panas, dan awet seharian di jalan. Simak daftar lengkapnya.
PDIP Kota Jogja tekankan Iduladha 1447 H sebagai momentum solidaritas sosial dan rencana kurban 5 sapi 4 kambing.