Bupati Sleman Ajak Warga Ramaikan Pasar Tradisional lewat Gempar
Bupati Sleman Harda Kiswaya mengajak masyarakat meramaikan pasar tradisional melalui Gempar di Pasar Godean.
Pelatih Kepala PSS Sleman, Bertrand Crasson.(Istimewa/ PSS Sleman)
Harianjogja.com, SLEMAN—Setelah dibekuk Persib Bandung 4-1 pada pekan ke-17 BRI Liga 1-2023/24, PSS Sleman kembali melakukan latihan reguler di Lapangan Pakembinangun, Sleman. Sesi pemulihan menjadi fokus utama jajaran tim pelatih pada latihan kali ini.
"Sesi latihan kemarin kami melakukan pemulihan bagi pemain yang bermain kontra Persib Bandung. Bagi para pemain yang tidak bermain dan menit bermainnya sedikit, kami berikan materi yang lebih berat," kata Pelatih Kepala PSS Sleman, Bertrand Crasson pada Selasa (31/10/2023).
Waktu sisa sekitar tiga hari, termasuk hari ini akan difokuskan pada persiapan menghadapi Bali United FC. Untuk menang pada laga berikutnya, pemain kata Crasson harus menjalani persiapan dengan lebih fokus. "Kami harus melakukan persiapan yang lebih fokus untuk bisa menang atas mereka," ungkapnya.
Di sisi lain, kekalahan dari Maung Bandung pada pekan lalu meninggalkan banyak catatan penting bagi pelatih asal Belgia tersebut. Namun Crasson juga menyatakan rasa hormatnya kepada para pemain yang telah berjuang secara utuh di pertandingan kontra Persib Bandung. "Meski begitu, menurut saya para pemain masih kurang keras ketika terjadi duel perebutan bola dengan mereka. Itu yang menurut saya harus kita ubah," ujarnya.
"Tentu saja ada evaluasi penting bagi para pemain pasca pertandingan lawan Persib Bandung. Apalagi setelah mengalami kekalahan, saya sangat benci dengan kekalahan," tegasnya.
BACA JUGA: Bursa Transfer Liga 1, PSS Sleman Berburu Tandem Hokky Caraka
Evaluasi ini ungkap Crasson menjadi pesan bagi para pemain agar lebih bermain keras untuk memenangkan duel perebutan bola. Apalagi, pertandingan melawan Bali United FC kemungkinan bakal lebih keras nantinya. "Apalagi, ini adalah pertandingan kandang. Kami harus bisa meraih kemenangan seperti pada laga tandang di putaran pertama," tegasnya.
Mantan bek kanan Napoli musim 1995-1999 ini menambahkan jika dirinya mengajak semua komponen tim PSS Sleman untuk tetap berpikir positif serta optimis. Bukan saling menyalahkan satu dengan lainnya.
"Saya tidak mau berpikir negatif tentang hal yang sudah berlalu, saatnya menatap pertandingan ke depan. Belajar dari kesalahan karena setiap manusia tidak lepas dari kesalahan dan yang paling penting jangan mengulangi kesalahan yang sama," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman Harda Kiswaya mengajak masyarakat meramaikan pasar tradisional melalui Gempar di Pasar Godean.
Stasiun Yogyakarta menyiapkan hub antarmoda di sisi selatan untuk menghubungkan kereta api dengan Trans Jogja hingga transportasi daring.
Layanan KOMEN memudahkan pelaku koperasi dan warga Jogja menyampaikan konsultasi, masukan, dan aduan tanpa datang ke kantor dinas.
Kuota Pertalite 2026 berisiko jebol hingga 490.000 KL. Bahlil memastikan harga BBM subsidi tidak naik sampai Desember 2026.
Laba pengelola jalan tol mencapai Rp1,9 triliun pada semester I 2026, ditopang kenaikan pendapatan dan volume kendaraan.
Kemenpora mengajukan anggaran Rp4,019 triliun untuk 2027, termasuk Rp2,4 triliun bagi program prioritas kepemudaan dan olahraga.