Terungkap! Istri Gorok Leher Suami di Bantul, Dipicu Chat Selingkuh
Kasus istri gorok leher suami di Bantul terungkap. Dipicu perselingkuhan dari chat WhatsApp, pelaku terancam 10 tahun penjara.
Bek tengah PSIM Jogja asal Korea Selatan Kim Bong-jin menjalani latihan di Stadion Mandala Krida jelang menghadapi Bekasi City pada 6 November mendatang./ Istimwa. dok PSIM Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja memastikan tidak ada lagi penambahan pemain baru yang datang untuk memperkuat klub berjuluk Laskar Mataram itu dalam menghadapi putaran kedua musim ini.
Tiga pemain yang direkrut pada bursa transfer tengah musim ini dinilai sudah cukup sebagai modal tim dalam bersaing memperebutkan tiket promosi ke Liga 1 musim depan.
Pelatih Kepala PSIM Jogja Kas Hartadi mengatakan, timnya sudah merekrut tiga pemain baru di bursa transfer paruh musim ini. Ketiganya dinilai pas untuk memperdalam komposisi pemain untuk berlaga di putaran kedua. Pemain baru itu masing-masing satu di posisi striker, bek tengah dan penyerang sayap.
"Kalau pemain kita sudah cukup ya, dua asing dan tambahan lokal satu. Yang lokal Arya untuk gantiin Hapidin," kata Kas, Kamis (2/11/2023).
Arya sebelumnya dipinjam dari Borneo FC sampai akhir musim ini untuk mengisi pos penyerang sayap kiri. Pemain ini diprediksi akan menjadi pilihan utama Kas dibandingkan sejumlah penyerang sayap lain yang biasa dipasangnya di sektor kiri seperti Muhammad Afin, Sukarja maupun Indra Setiawan.
Di lini depan, Laskar Mataram dikabarkan merekrut Augusto Neto pemain asal Brazil sebagai pengganti Aleksandar Rakic yang minim kontribusi di putaran pertama. Meski belum diumumkan secara resmi, kedatangan pemain yang sebelumnya membela Flamurtari FC di Liga Albania itu hanya menunggu waktu saja dan diperkirakan mendarat pekan ini.
BACA JUGA: PSIM Jogja Punya Bomber Baru Augusto Neto, Ini Profilnya
BACA JUGA: Resmi, PSIM Datangkan Center Bek Asal Korsel Perkuat Lini Belakang Tim
Terakhir di posisi stopper atau bek tengah, manajemen mendatangkan bek senior asal Korea Selatan Kim Bong-jin. Pemain ini sudah bergabung untuk menjalani latihan persiapan menghadapi Bekasi City pada 6 November mendatang sebanyak dua kali. Kas mengaku telah melihat secara langsung gaya bermain dan cara Kim dalam bertahan.
"Kim sudah dua kali latihan ya, saya melihat bagus dia, kelihatan sebagai pemain pengalaman, adaptasi memang baru dua hari tidak begitu lama tapi sudah lumayan," jelasnya.
Dalam sesi latihan Rabu (2/10/2023) kemarin sore di Stadion Mandala Krida, Kas sudah mempersiapkan anak asuhnya untuk mempelajari taktik bertahan menghadapi Kuda Hitam, julukan Bekasi City. Kim dipasang di lini tengah belakang dengan peran lebih fleksibel dan bisa membantu build up serangan dari bawah dengan operan-operan panjang.
"Kim memang bisa juga dua posisi dia, tapi kita baru coba satu posisi di stoper dulu belum coba di nomor 6 sebagai gelandang bertahan," kata eks pelatih Sriwijaya FC itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus istri gorok leher suami di Bantul terungkap. Dipicu perselingkuhan dari chat WhatsApp, pelaku terancam 10 tahun penjara.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.