QRIS Tap Belum Bisa Digunakan untuk iPhone, Ini Penjelasannya
Pembayaran menggunakan QRIS Tap ini berlaku sejak 30 Oktober 2025 bagi pengguna Android yang memiliki fitur NFC (Near Field Communication)
Timnas U-17 Senegal saat menghadapi Argentina./JIBI
Harianjogja.com, BANDUNG—Laga kedua Grup B Piala Dunia U-17 antara Senegal vs Polandia berlangsung pada hari ini, Selasa (14/11/2023), di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
Senegal yang yang mengejar kemenangan harus mengalahkan Polandia, untuk bisa menembus babak 16 besar Piala Dunia U-17 2023.
Sayangnya di babak pertama, FIFA harus menghentikan jalannya pertandingan karena persoalan cuaca. "Match interrupted due to adverse weather," tulis keterangan FIFA dalam siaran langsung Vidio, Selasa.
Kemudian dalam pengumumannya, jalannya pertandingan akan dilanjutkan kembali apabila cuaca sudah lebih baik lagi.
Dari pantauan, langit Bandung memang sangat gelap dan petir mulai menyambar meskipun belum terlihat turunnya hujan.
Namun, beberapa menit setelah penonton diminta keluar dari tribune, hujan deras mulai membasahi stadion.
BACA JUGA: Spanyol vs Mali: Matador Jadi Tim Pertama Lolos 16 Besar Piala Dunia U-17
Pihak panitia pun meminta penonton turun dari tribune stadion agar terhindar dari hujan.
Sebelumnya, Timnas Senegal U-17 sempat berharap di pertandingan kedua Grup D Piala Dunia U-17 2023 menghadapi Polandia U-17 tidak turun hujan.
Tim besutan Serigne ini mengaku bahwa pihaknya tidak terbiasa bermain bola dalam keadaan hujan. Terlebih apabila lapangan dalam kondisi basah.
"Kami tidak terbiasa bermain bola dengan kondisi lapangan basah. Karena di Senegal turun hujan hanya beberapa bulan sekali, tetapi kalau di sini hujan terus," ucap bek Senegal U-17 Ibrahima Diallo, Senin (14/11/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Pembayaran menggunakan QRIS Tap ini berlaku sejak 30 Oktober 2025 bagi pengguna Android yang memiliki fitur NFC (Near Field Communication)
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menggelar EduCareer Connect 2026 bertajuk “From Campus to Career: Connecting Education, Opportunities
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.