Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Bantul Meningkat, Kekerasan Verbal Mendominasi
Sebanyak 151 kasus kekerasan perempuan dan anak tercatat di Bantul hingga Juli 2026. Kekerasan verbal menjadi salah satu kasus dominan.
Seto Nurdiantoro./ Instagram
Harianjogja.com, JOGJA - Manajemen PSIM Jogja resmi merekrut pelatih kepala baru mereka untuk mengarungi Liga 2 musim 2024/2025 mendatang. Adalah Seto Nurdiyantoro, sosok yang telah lama melekat dengan Laskar Mataram yang dipilih manajemen untuk menjadi nakhoda klub.
Pelatih berlisensi AFC Pro itu memiliki sejarah panjang bersama PSIM Jogja. Bermula sejak tiga dekade lalu, Seto mulai bertaut dengan Laskar Mataram. Pertama kali bergabung dengan PSIM Jogja sebagai pemain, sebelum akhirnya menjadi pelatih. Kiprahnya sebagai pemain yang berdedikasi telah meletakkan dasar yang kuat untuk kariernya di dunia kepelatihan.
Seto mengatakan, jabatan pelatih kepala yang kembali diembannya di Laskar Mataram merupakan panggilan untuk kembali ke rumah. Momentum ini juga dianggapnya sebagai bentuk balas budi pada PSIM Jogja.
“Seperti kembali ke rumah. Di PSIM Jogja lah saya memulai karier sebagai pesepak bola profesional, di PSIM Jogja juga saya memulai karier sebagai pelatih. Jadi seperti ada utang budi juga di PSIM Jogja,” ungkap Seto, Minggu (5/5/2024).
Saat terakhir sebagai nakhoda PSIM Jogja, Seto berhasil membawa Laskar Mataram menjadi peringkat keempat Liga 2. Namun hasil tersebut tidak cukup untuk membawa PSIM naik ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Hal ini menjadi motivasi tersendiri bagi Seto untuk menjalani musim 2024/2025 mendatang.
BACA JUGA: Eks PSS dan PSIM Seto Nurdiantoro Berebut Kursi DPR RI dengan Mertuanya, Mbah Bardi
“Seperti di musim sebelumnya, tapi punya gereget tersendiri. Harapan saya, keinginan saya, gereget saya tahun ini didukung oleh manajemen sepenuhnya, didukung oleh suporter/pecinta PSIM Jogja. Semoga keinginan saya pribadi untuk membawa PSIM Jogja ke level tertinggi di kompetisi tahun ini bisa tercapai,” papar Seto.
Seto paham bahwa langkah besar ini tidak bisa ia bawa sendiri. Ia mengajak seluruh elemen di balik Laskar Mataran turut bergotong-royong.
“Tapi ini bukan kerja saya sendiri, harapannya semua pemangku kepentingan yang saya sebut tadi benar-benar mendukung. Dukungan bukan hanya yang kasat mata, tapi juga doa dan spiritual, itu yang paling penting. Harapannya antara ikhtiar dan doa kita yang tak terlihat bisa berjalan beriringan dan tahun ini PSIM Jogja naik kasta,” pungkas dia.
Manajer Tim PSIM Jogja Razzi Taruna menyambut gembira kedatangan kembali Seto sebagai Pelatih Kepala PSIM Jogja. “Saya sangat senang akhirnya Coach Seto bisa resmi kami umumkan sebagai Pelatih Kepala PSIM Jogja musim depan. Selamat datang kembali ke rumah, Coach,” kata Razzi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 151 kasus kekerasan perempuan dan anak tercatat di Bantul hingga Juli 2026. Kekerasan verbal menjadi salah satu kasus dominan.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 19 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 19 September 2026 tersedia 5 perjalanan dari masing-masing arah. Cek jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 19 September 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, termasuk keberangkatan terakhir.
Pemkot Jogja sidak Alkid usai viral dugaan pungutan pelaku usaha. Wawali Wawan Harmawan meminta persoalan diklarifikasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 19 September 2026 dari Stasiun Palur ke Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan tiap stasiun.