Korban Pengeroyokan Kebon Bawang Sempat Diculik dan Disekap
Korban pengeroyokan Kebon Bawang, EY (28), sempat diculik dan dianiaya di dua lokasi sebelum meninggal setelah tiga hari dirawat.
Olympia Stadium, Berlin./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Para suporter Inggris dan Spanyol saling adu komentar menjelang laga final Euro 2024 yang mempertemukan antara Spanyol lawan Inggris di Olympiastadion, Berlin, Senin (15/7/2024) dinihari nanti.
Di Berlin, sejak Minggu (14/7/2024) WIB, para suporter Spanyol dan Inggris sudah berdatangan dan bertebaran. Warna mencolok merah dan putih yang mengindikasikan pendukung Spanyol dan Inggris terlihat di beberapa sudut kota Berlin.
Para suporter begitu antusias menanti jalannya pertandingan antara dua tim terbaik di Euro 2024. Mereka tiada hentinya menyanyikan yel-yel dukungan bagi tim Matador dan the Three Lions.
Nyanyian Football’s coming home dari kubu suporter Inggris pun terdengar di mana-mana. Tak mau kalah, teriakan Vamos Espana. Ole Ole Ole Espana dari kubu Spanyol juga bergema. “Seperti kamu dengar lagu yang kami nyanyikan. Saatnya Football’s coming home ke Inggris,” kata David, salah seorang suporter Inggris.
BACA JUGA: Final Euro 2024, Spanyol dan Inggris Sama-Sama Berkutat Hadapi Kutukan
David yang berpenampilan lengkap dengan jersei dan atribut Inggris berharap juga kutukan Harry Kane tidak terjadi di Euro 2024. Menurut dia, Inggris layak juara karena dua edisi beruntun melaju ke final Euro. “Ya, kami tahu soal orang yang membicarakan kutukan Kane. Tapi, kita lihat saja hasil pertandingan di Olympiastadion,” ujar David.
Di kubu Spanyol, seorang suporter bernama Carlito juga optimistis La Furia Roja akan keluar sebagai juara Euro 2024. Ia mengakui Inggris adalah lawan berat, tapi ia menilai Spanyol lebih hebat dan sarat pengalaman dibandingkan the Three Lions. “Semua orang tahu Spanyol memiliki banyak trofi juara di turnamen sepak bola termasuk Euro. Inggris? Kamu tahu kan? Jadi, Spanyol akan keluar sebagai juara Euro lagi,” kata Carlito.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Korban pengeroyokan Kebon Bawang, EY (28), sempat diculik dan dianiaya di dua lokasi sebelum meninggal setelah tiga hari dirawat.
Harta Listyo Sigit dalam LHKPN 2025 mencapai Rp15,34 miliar. Simak rincian tanah, kendaraan, kas, harta bergerak, dan utangnya.
Profil Nurisa Dian Ashrifah, pemanah Indonesia peraih emas Asian Games 2026 setelah mengalahkan Amaya Cojuangco 139-137
Syarat membuat akta kematian meliputi surat kematian, KK, identitas pelapor, hingga formulir. Simak cara dan ketentuan pengurusannya.
Suyudi Ario Seto mengusung doktrin Polisi Bersama Masyarakat dan memaparkan agenda 100 hari pertama dalam uji kelayakan calon Kapolri di DPR.
Tarif tambahan US$100 bagi turis asing di Grand Canyon digugat perusahaan tur Arizona. Simak alasan gugatan dan aturan NPS.