DPRD Jateng Soroti 19 Titik Pengeboran Geotermal, ESDM Diminta Temui Warga
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Timnas Prancis U-23 berhasil melangkah ke semifinal Olimpiade Paris 2024 setelah mengalahkan Argentina U-23 dengan skor tipis 0-1 dalam laga perempat final di Nouveau Stade de Bordeaux pada Sabtu (3/8/2024) dini hari. /Antara.
Harianjogja.com, JOGJA—Timnas Prancis U-23 berhasil melangkah ke semifinal Olimpiade Paris 2024 setelah mengalahkan Argentina U-23 dengan skor tipis 0-1 dalam laga perempat final di Nouveau Stade de Bordeaux pada Sabtu (3/8/2024) dini hari.
Prancis sudah memimpin 0-1 di awal pertandingan berkat gol Jean-Philippe Mateta. Para pemain kedua tim sempat terlihat keributan yang terjadi setelah pertandingan berakhir, demikian yang dilansir dari laman resmi Olimpiade 2024.
Tim tuan rumah langsung membuka skor saat laga baru berjalan lima menit. Proses gol terjadi lewat sepak pojok Michael Olise yang kemudian disundul Jean Philippe Mateta. Bola tidak bisa diamankan kiper Geronimo Rulli sehingga skor menjadi 1-0 untuk Prancis.
Setelah gol tersebut, Prancis memiliki peluang melalui Enzo Millot pada menit ke-12 dan Mateta dua menit kemudian. Prancis lebih tampil pasif setelah memimpin. Skuad asuhan Thierry Henry bermain bertahan sambil menunggu peluang untuk melancarkan serangan balik.
Tim Tango, Argentina mendapatkan peluang emas pada menit ke-35. Dalam posisi bebas, Giuliano Simeone gagal mengarahkan bola sundulannya ke gawang Prancis. Pasukan Javier Mascherano kesulitan untuk menebus pertahanan Prancis dan skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Argentina berupaya menyerang dengan lebih intensif pada babak kedua. Bahkan pemain-pemain Tim Tango mengurung Prancis di daerah pertahanan sendiri.
Prancis beberapa kali mendapatkan kesempatan untuk melakukan serangan balik kerap gagal memaksimalkannya menjadi menciptakan peluang untuk mencetak gol kedua.
Argentina yang berupaya membongkar pertahanan lawan justru harus kebobolan lagi. Michael Olise mencetak gol pada menit ke-86, tetapi gol itu dianulir karena pemain Prancis Maghnes Akliouche melakukan pelanggaran sebelum gol terjadi.
Wasit harus mengecekan VAR sebelum memutuskan menganulir gol tersebut dan Akliouche mendapat kartu kuning. Injury time 10 menit menghadirkan drama tersendiri bagi kedua kesebelasan yang terus berusaha mencetak gol.
Argentina berusaha sekuat tenaga mencetak gol penyeimbang. Hampir seluruh pemain berada di area permainan Prancis. Namun, Prancis berhasil mempertahankan keunggulan mereka hingga pertandingan berakhir dam berhak tampil di babak semifinal menghadapi Mesir.
Selepas pertandingan, pemain-pemain dari kedua tim terlibat keributan. Para pemain yang berasal dari bangku cadangan turun ke lapangan dan saling dorong satu sama lain. Wasit pun memantau kejadian tersebut dan kemudian memberikan kartu merah kepada pemain Prancis Enzo Millot.
Setelah berada di lapangan, para pemain dari kedua kubu masuk ke lorong menuju ruang ganti. Setelah beberapa saat, para pemain Prancis kemudian kembali ke lapangan dan merayakan kemenangan bersama suporter yang ada di tribune. Laga Prancis vs Argentina memang dipanaskan dengan insiden nyanyian bernada rasial yang dilakukan pemain Timnas Argentina senior usai mereka memenangi Copa America 2024 beberapa waktu lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
AI mengubah pendidikan tinggi Tiongkok. Ribuan jurusan ditutup atau ditunda, sementara kampus membuka program chip, robotika, dan AI.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang secara resmi meluncurkan perluasan gerakan “Blonjo Warung Tonggo”.
Kapan waktu terbaik membeli tiket pesawat? Simak jarak ideal pemesanan domestik dan internasional serta hari yang bisa dicoba.
Lomba Baris-Berbaris DIY 2026 di Mandala Krida menguji ketahanan pelajar. Simak peserta yang sempat drop hingga daftar juara LBB.
Denmark mengalahkan Wales 2-0 di UEFA Nations League. Gol bunuh diri Ben Davies dan Gustav Isaksen memastikan tiga poin.