Lelang Cabai Digital Bantu Petani Bantul Hindari Harga Tengkulak
Lelang cabai digital di Bantul membantu petani mendapat harga lebih tinggi dibanding pengepul, dengan total 1,7 ton sudah dilelang.
Pemain PSIM mencoba lapangan di Stadion Joyokusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah jelang laga melawan Persipa Pati, Rabu (25/9/2024./Istimewa-PSIM Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja bertekad melanjutkan tren positifnya di Liga 2. Setelah meraih kemenangan di dua laga, Laskar Mataran kini bersiap menghadapi Persipa Pati di Stadion Joyokusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Kamis (26/9/2024) besok pukul 15.00 WIB.
Untuk itu, Laskar Mataram harus mewaspadai kebangkitan Laskar Saridin yang sama sekali belum meraih kemenangan di awal musim ini.
Hasil yang pincang diraih kedua tim di pertandingan awal Liga 2 musim 2024/2025. PSIM Jogja mencatatkan hasil yang positif dengan dua kali kemenangan dan sekarang bertengger di peringkat kedua klasemen sementara. Sementara Persipa sama sekali belum mencatatkan kemenangan dan duduk di peringkat delapan dari sembilan tim.
Meski begitu, Pelatih PSIM Jogja, Seto Nurdiyantoro tidak mau menganggap lawannya tersebut. Menurutnya skuad Persipa punya kekuatan di sektor soliditas antarpemain, punya determinasi serta motivasi yang tinggi.
Namun, pihaknya mengaku tetap menargetkan bisa mencuri poin di laga tandang kedua ini. "Yang jadi masalah kami belum pernah main di rumput sintesis artinya jadi masalah dan harapannya dengan dua kali latihan sedikit bisa adaptasi," kata dia, Rabu (25/9/2024).
Seto mengaku membawa 24 pemain untuk pertandingan nanti. Hanya saja ada beberapa pemain yang masih dalam pantauan medis dan statusnya merupakan pemain kunci.
Pedrinho disebut mengalami masalah di bagian perut sementara Yusaku juga masih dipantau lantaran mengalami kendala di bagian paha. "Pertandingan pasti menarik dari sisi hasil Pati belum maksimal sementara kami cukup lumayan dan tentu akan jadi laga menarik, kami juga mau mencuri poin di laga ini.”
BACA JUGA: PSIM Bawa 24 Pemain ke Pati, Optimistis Melanjutkan Tren Positif
Sementara Pelatih Kepala Persipa Pati, Bambang Nurdiansyah memastikan bakal ada perubahan dari segi permasalahan timnya di laga nanti. Pihaknya sudah mengevaluasi tiga laga sebelumnya yang belum mendapatkan hasil maksimal dan berharap untuk bangkit di laga nanti.
"Laga melawan PSIM pasti ada perubahan dan semoga 3 poin. Kami sudah maksimalkan persiapan dengan latihan jam 3 sore sudah mulai karena kami sadar bahwa untuk bermain spartan itu harus ada modal dan harus kuat," ucap dia.
Yogi Triyana; Israel Wamiau, Jimmy Aronggear, Mirkomil Lokaev, Rizky Aldi; Rifai Marsi, Mateo Palacios, Fadilla Akbar; Basajum Latuconsina, Ali Koroy, Sunday Song;
Pelatih: Bambang Nurdiansyah
Harlan; M. Faris, Yusaku, Rendra Teddy, Samuel Simanjuntak; Aditya Gigis, Muammar Khadafi; Pedrinho; Gerryan, Rafinha, Roken.
Pelatih: Seto Nurdiyantoro
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lelang cabai digital di Bantul membantu petani mendapat harga lebih tinggi dibanding pengepul, dengan total 1,7 ton sudah dilelang.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.