Jalan Pantai Cangkring-Tanggultirto Putus, DPRD Bantul Usulkan Perbaikan Lewat BTT
Jalan Pantai Cangkring-Tanggultirto Bantul putus akibat abrasi. DPRD mengusulkan perbaikan lewat BTT dan meminta rute dikaji ulang.
Aksi pemain PSIM Jogja Arlyansyah saat melewati hadangan pemain Persijap dalam lanjutan Liga 2 2024 yang digelar di Stadion Kebo Giro, Boyolali, Sabtu (7/12/2024). Dok. Ist
Harianjogja.com, JOGJA – PSIM Jogja harus puas dengan raihan satu poin setelah bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara dalam lanjutan Liga 2 2024. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kebo Giro, Sabtu (7/12/2024), menyajikan duel sengit antara kedua tim dengan skor akhir 0-0.
Sejak awal pertandingan, baik PSIM maupun Persijap sama-sama tampil hati-hati dan berusaha untuk menguasai jalannya permainan. Namun, upaya mereka untuk mencetak gol selalu kandas di lini pertahanan lawan. Striker asing kedua tim, Rafinha dari PSIM dan Rosalvo dari Persijap, beberapa kali mendapatkan peluang emas tapi gagal memanfaatkannya.
BACA JUGA: PSIM Jogja Matangkan Persiapan Jelang Laga Krusial Kontra Persijap Jepara
Di babak kedua, Laskar Mataram dan Laskar Kalinyamat pun melakukan pergantian pemain untuk mencari gol kemenangan. Namun, hingga peluit panjang berbunyi, skor kacamata tetap bertahan.
Pelatih Kepala PSIM Jogja, Seto Nurdiyantoro, merasa puas dengan penampilan anak asuhnya. Menurutnya, hasil imbang ini adalah hasil yang adil mengingat kedua tim sama-sama bermain bagus. Seto juga mengakui bahwa timnya masih perlu melakukan evaluasi untuk meningkatkan performa di pertandingan selanjutnya.
“Alhamdulillah kami bisa diberi poin oleh Persijap. Pertandingan cukup menarik saling serang dan di babak pertama dan kedua kami punya banyak peluang tapi sayang belum bisa jadi gol, apapun itu akan jadi evaluasi kami ke depan,” ujar Seto.
Sementara itu, Pelatih Kepala Persijap, Widodo C Putro juga memberikan apresiasi kepada para pemainnya yang telah berjuang keras. Widodo mengakui bahwa kondisi lapangan yang basah akibat hujan menjadi kendala tersendiri bagi kedua tim.
“Kita memang punya target maksimal di laga ini tapi hasil akhir seperti ini, patut disyukuri. Karena memang kondisi hujan juga tidak memperlancar permainan kami di babak pertama tadi. Di babak kedua juga ada beberapa titik genangan air sehingga menyulitkan pemain,” kata Widodo.
Dengan hasil imbang ini, baik PSIM maupun Persijap sama-sama mendapatkan tambahan satu poin dengan Laskar Mataram didukung di peringkat kedua klasemen sementara (22 poin) dan Laskar Kalinyamat di peringkat ketiga (21 poin), sementara di puncak klasemen ada Bhayangkara FC (24 poin) yang juga meraih hasil imbang kontra Persekat Tegal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalan Pantai Cangkring-Tanggultirto Bantul putus akibat abrasi. DPRD mengusulkan perbaikan lewat BTT dan meminta rute dikaji ulang.
BGN siap menjadi offtaker hasil perikanan untuk memenuhi kebutuhan ikan sebagai sumber protein dalam menu Makan Bergizi Gratis.
Prabowo melantik Letjen TNI Muhammad Saleh Mustofa sebagai Wamentan dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara.
Batas belanja pegawai 30 persen ditunda. Kulonprogo masih mencatat belanja pegawai sekitar 36 persen dari total APBD.
Kebakaran supermarket di Berbah membuat Jalan Jogja-Solo arah Solo-Jogja ditutup dan kendaraan dialihkan melalui Simpang Prambanan-Piyungan.
BPS menyebut harga beras September 2026 naik karena pasokan berkurang setelah puncak panen raya dan pengaruh cuaca.