PSIM Jogja Akan Hadapi Persebaya, Van Gastel Lupakan Kemenangan Musim Lalu

Ariq Fajar Hidayat
Ariq Fajar Hidayat Kamis, 10 September 2026 18:27 WIB
PSIM Jogja Akan Hadapi Persebaya, Van Gastel Lupakan Kemenangan Musim Lalu

Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel saat ditemui usai sesi latihan di Mandala Krida, Senin (16/3/2026) sore. - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat

Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel tidak ingin kemenangan 0-1 atas Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada musim lalu menjadi patokan untuk laga kedua tim di Super League 2026/2027.

PSIM Jogja memang memiliki pengalaman positif ketika bertandang ke markas Persebaya musim lalu. Laskar Mataram berhasil membawa pulang kemenangan dalam pertandingan yang juga menjadi laga perdana mereka pada musim tersebut.

Namun, Van Gastel mengingatkan kondisi kedua tim pada musim ini sudah berbeda. Apalagi, Persebaya sempat membalas hasil tersebut dengan kemenangan telak 0-3 ketika kedua tim kembali bertemu di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul.

“Musim lalu memang kami memiliki hasil positif di Surabaya, tapi musim ini tentu berbeda. Jadi hasil musim lalu tidak dihitung,” ucap Van Gastel, Kamis (10/9/2026).

Pelatih asal Belanda tersebut memilih tidak menjadikan hasil pertemuan sebelumnya sebagai dasar dalam menentukan pendekatan PSIM. Ia terlebih dahulu akan mengevaluasi penampilan tim sebelum menetapkan strategi untuk menghadapi Persebaya.

“Saya harus menonton pertandingan terlebih dahulu sebelum memutuskan bagaimana kami akan bermain dan siapa saja pemain yang akan menjadi starter,” tandasnya.

Evaluasi Dimulai dari Laga Kontra Persita

Evaluasi Van Gastel akan mengacu pada penampilan terakhir PSIM ketika menjamu Persita Tangerang. Dalam pertandingan di SSA, Bantul, Sabtu (5/9/2026), PSIM bermain imbang 1-1.

Dari pertandingan tersebut, Van Gastel akan melihat aspek permainan yang masih membutuhkan perbaikan. Di sisi lain, hal-hal yang sudah berjalan baik juga akan dipertahankan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Persebaya.

“Saya akan melihat apa yang bisa kami perbaiki, apa yang sudah berjalan dengan baik, kemudian secara perlahan saya akan mulai mempersiapkan diri menghadapi Persebaya,” ujarnya.

Van Gastel menyebut PSIM sebenarnya sudah memiliki pola permainan yang ingin diterapkan. Meski demikian, penerapan pola tersebut tidak selalu sama karena detail permainan dapat menyesuaikan karakter lawan dan situasi pertandingan.

“Kami sudah memiliki cara bermain tertentu yang ingin kami terapkan. Hanya saja, terkadang detailnya berbeda,” katanya.

Karena itu, Van Gastel masih akan menentukan sejumlah detail yang perlu disesuaikan ketika PSIM menghadapi Persebaya di Surabaya. Komposisi pemain yang akan mengisi posisi starter juga masih menjadi bagian dari evaluasi tersebut.

PSIM Bidik Kemenangan Perdana

PSIM Jogja membawa misi mendapatkan kemenangan perdana di Super League 2026/2027 ketika bertandang ke markas Persebaya. Laga kedua tim dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (13/9/2026) malam.

Pada pertandingan pembuka musim ini, PSIM belum mampu meraih kemenangan. Laskar Mataram harus puas bermain imbang 1-1 ketika menjamu Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (5/9/2026).

Dengan hasil tersebut, pertandingan melawan Persebaya menjadi kesempatan PSIM untuk memburu kemenangan pertama pada musim 2026/2027. Namun, Van Gastel memilih menatap pertandingan berdasarkan kondisi terkini tim, bukan berbekal hasil positif dari pertemuan musim lalu.

Meta description:
Van Gastel tak menjadikan kemenangan PSIM atas Persebaya musim lalu sebagai acuan. PSIM kini membidik kemenangan perdana di Super League 2026/2027.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online