KDMP Gunungkidul Dibangun di 30 Titik, Ini Persoalan di Lapangan
Pembangunan gerai dan gudang KDMP di Gunungkidul mencapai 30 titik. Namun, muncul persoalan biaya listrik, air, dan persaingan usaha warga.
Para pemain PSIM Jogja saat menjalani latihan untuk beradaptasi dengan suasana laga tandang yang nantinya digelar pada malam hari, Minggu (2/2/2025). ist/PSIM
Harianjogja.com, JOGJA–PSIM Jogja terus bebenah demi memastikan langkah mereka ke Liga 1 semakin mulus.
Menghadapi jadwal tandang kontra Persiraja Banda Aceh dalam lanjutan babak 8 besar Liga 2 2025, skuad Laskar Mataram mulai berlatih pada malam hari untuk beradaptasi dengan kondisi cuaca di Aceh.
Anak asuh Erwan Hendarwanto ini melaksanakan sesi latihan ringan di Lapangan Karang, Kotagede, pada Minggu (3/2/2025) malam.
Latihan ini bertujuan agar para pemain bisa terbiasa dengan atmosfer pertandingan yang akan berlangsung pukul 20.30 WIB di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, pada Jumat (7/2/2025).
"Benar, skuad PSIM menjalani latihan malam untuk persiapan menghadapi Persiraja di Aceh yang dijadwalkan pada Jumat mendatang," kata Media Officer PSIM, Irza Triamanda.
Laga kontra Persiraja bukanlah tantangan mudah bagi PSIM. Musim lalu, mereka harus menelan kekalahan 3-1 di Banda Aceh, dengan satu-satunya gol hiburan dicetak oleh Sukarja. Kini, dalam kondisi yang lebih stabil dan tren positif sejak ditangani Erwan Hendarwanto, PSIM berharap bisa membalas kekalahan tersebut dan mengamankan poin krusial di laga tandang.
BACA JUGA: Danais Dipangkas, Pemda DIY Mulai Merancang Efisiensi Anggaran Program Keistimewaan
Di babak delapan besar musim ini, Laskar Mataram menunjukkan performa gemilang. Mereka kini memimpin klasemen Grup X dengan raihan sembilan poin dari tiga pertandingan. Sementara itu, tiga tim lainnya—Persiraja, PSPS Riau, dan Deltras—masih tertahan di tiga poin.
Secara matematis, PSIM hanya membutuhkan tambahan empat poin dari tiga laga sisa untuk memastikan tiket promosi ke Liga 1. Dengan total maksimal yang bisa diraih oleh tim lain di grup ini adalah 12 poin (jika mereka selalu menang), PSIM hanya perlu memastikan satu kemenangan dan satu hasil imbang agar tak terkejar oleh pesaingnya.
Untuk memaksimalkan persiapan, tim PSIM dijadwalkan berangkat ke Aceh pada Rabu (5/2/2025). Dengan waktu yang cukup sebelum pertandingan, diharapkan para pemain bisa beradaptasi dengan kondisi lapangan dan cuaca di Banda Aceh. "Tim akan berangkat Rabu 5 Februari dari Jogja," kata Irza.
Jika mampu mencuri kemenangan di laga ini, PSIM akan semakin dekat dengan mimpi kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Tekad kuat dan persiapan matang menjadi modal utama Laskar Mataram dalam misi besar mereka menuju Liga 1.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan gerai dan gudang KDMP di Gunungkidul mencapai 30 titik. Namun, muncul persoalan biaya listrik, air, dan persaingan usaha warga.
Elkan Baggott resmi masuk skuad Millwall untuk Championship 2026/2027. Bek Timnas Indonesia akan mengenakan nomor punggung 12 usai direkrut dari Ipswich Town.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola menegaskan Marc Marquez dan Ducati masih menjadi ancaman besar dalam perebutan gelar MotoGP 2026 meski Jorge Martin memimpin k
Media Vietnam Soha menyoroti kemerosotan karier pemain naturalisasi Timnas Indonesia usai meninggalkan Eropa. Sandy Walsh, Ragnar Oratmangoen, hingga Marselino
Pameran Fotografi Rana Budaya #4 bertajuk FYP (For Your People) di TBY, Kota Jogja, yang telah dibuka pada Jumat (14/8/2026) sore hingga 23 Agustus mendatang
Harga tiket pesawat ke Jepang diprediksi lebih murah mulai September 2026. ANA dan JAL turunkan biaya tambahan bahan bakar jadi Rp3,69 juta, lebih hemat Rp1,4 j