UKDW Jogja Buka Prodi Teknologi Pangan, Fokus Inovasi Pangan
UKDW Jogja membuka Prodi Teknologi Pangan di Fakultas Bioteknologi untuk mencetak SDM unggul di bidang inovasi pangan berbasis sains dan teknologi.
Penyerang PSIM Jogja Rafinha merayakan gol yang dicetaknya ke gawang NUFC dalam laga lanjutan Liga 2 2024 yang digelar Minggu (1/12/2024)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA - Final Liga 2 2025 yang mempertemukan PSIM Jogja dan Bhayangkara FC berpotensi digelar di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul. Aturan PT LIB untuk gelaran final Liga 2 diketahui dilihat dari hasil perolehan poin tertinggi tim di grup X dan Y, PSIM dengan raihan 15 poin di grup X otomatis unggul dibanding Bhayangkara dengan sembilan poin di grup Y.
Direktur Utama PSIM Jogja, Yuliana Tasno menyatakan bahwa proses perizinan untuk memakai SSA Bantul masih berlangsung dan belum ada kepastian final terkait venue pertandingan.
"Masih 50:50 (final di SSA). Perizinannya masih diurus, mudah-mudahan segera ketok palu," ujar Yuliana pada Kamis (20/2/2025).
Ia menambahkan bahwa pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin agar laga final berjalan lancar dan berjalan baik ke depannya, termasuk untuk mengakomodir kepentingan suporter yang nantinya siap mendukung Laskar Mataram di laga pamungkas.
Menurut Liana, meskipun berstatus tuan rumah, PSIM tak bisa menggelar final di Stadion Mandala Krida, yang selama ini menjadi markas mereka. Hal ini dikarenakan stadion tersebut belum dilengkapi lampu penerangan yang memadai, sehingga tidak memungkinkan untuk menggelar pertandingan malam hari sesuai standar penyelenggaraan laga.
"Selain itu pada hari H final Mandala Krida juga dipakai buat suatu event, jadi kemungkinan tidak bisa dipakai," jelasnya.
Stadion Sultan Agung, Bantul, kemudian menjadi opsi utama sebagai venue pertandingan yang akan digelar pada Rabu (26/2/2025) mendatang. Namun, keputusan final masih bergantung pada perizinan yang tengah diproses Pemkab Bantul.
Para suporter PSIM, yang dikenal sebagai Brajamusti dan The Maident, tentu berharap laga final dapat digelar di wilayah DIY agar mereka bisa memberikan dukungan penuh kepada tim kebanggaan mereka. Semua pihak, termasuk manajemen, pemain, dan suporter PSIM, berharap perizinan segera rampung agar tim bisa fokus sepenuhnya pada persiapan pertandingan terbesar mereka dalam hampir dua dekade terakhir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UKDW Jogja membuka Prodi Teknologi Pangan di Fakultas Bioteknologi untuk mencetak SDM unggul di bidang inovasi pangan berbasis sains dan teknologi.
Polisi menyebut dugaan aksi asusila di kafe di Kota Jogja dapat diproses sebagai tindak pidana pornografi jika disertai bukti yang valid.
Rusia mendukung program nuklir Korea Utara dan menolak seruan denuklirisasi Semenanjung Korea karena meningkatnya ketegangan kawasan.
Kejagung menyiapkan kantor sementara dan pejabat struktural untuk operasional tujuh Kejari baru yang dibentuk melalui Perpres Nomor 40 Tahun 2026.
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Kuasa hukum Raudi Akmal menilai sejak awal tidak ada dua alat bukti yang cukup usai PN Sleman mengabulkan sebagian praperadilan.