WiFi Rumah Sering Lemot? Ternyata 4 Benda Ini Penyebabnya
WiFi rumah sering lemot? Microwave, akuarium, cermin besar, hingga cuaca ekstrem ternyata bisa mengganggu sinyal internet. Simak penjelasan dan cara mengatasiny
Oscar Piastri/ Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Pembalap McLaren Oscar Piastri memperlebar jarak dari rekan setimnya Lando Norris di klasemen sementara Formula 1 musim 2025.
Hal ini menyusul kemenangan yang diraih oleh Piastri pada ajang Formula 1 GP Belanda, di Sirkuit Zandvoort, Minggu malam WIB.
Pembalap asal Australia tersebut kini berada di puncak klasemen sementara setelah memenangkan total tujuh kemenangan grand prix dengan mengoleksi 309 poin.
BACA JUGA: Tiga Wakil Indonesia di Babak 8 Besar
Sementara itu, Lando Norris yang gagal finis di GP Belanda karena kesalahan mesin kian jauh dalam persaingan juara pada musim ini.
Lando kini berada di peringkat kedua klasemen sementara setelah mengamankan total 275 poin.
Sementara itu pembalap Red Bull Max Verstappen mengamankan podium kedua di GP Belanda dan terus menempel ketat di peringkat ketiga klasemen sementara. Pembalap jawara dunia empat musim terakhir itu kini telah mengamankan total 205 poin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WiFi rumah sering lemot? Microwave, akuarium, cermin besar, hingga cuaca ekstrem ternyata bisa mengganggu sinyal internet. Simak penjelasan dan cara mengatasiny
Kejagung memastikan FA dan DR tetap berstatus tersangka meski penanganan tiga perkara dugaan korupsi dialihkan dari Polri ke Kejagung.
Kasus anak di Pleret mendapat perhatian DPRD Bantul. Proses hukum, pendampingan psikologis, dan perlindungan korban diminta berjalan optimal.
Progres pembangunan Gedung DPRD DIY mencapai 81,7 persen. Sultan HB X meminta desain lebih aman, ergonomis, dan ramah bagi masyarakat.
Pemkab Bantul mengusulkan enam ruas jalan diperbaiki melalui Inpres Jalan Daerah untuk mempercepat revitalisasi di tengah keterbatasan anggaran.
Rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif dan melemah ke Rp18.060-Rp18.110 per dolar AS dipicu sentimen geopolitik dan fiskal domestik.