WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Para atlet beraksi dalam cabor balap sepeda nomor criterium Porda DIY XVII 2025, di sepanjang jalan raya Alun-alun Wonosari, Sabtu (13/9/2025)./ist KONI DIY
Harianjogja.com, WONOSARI—Tim balap sepeda Kabupaten Bantul sukses memborong dua medali emas dari cabang olahraga (cabor) balap sepeda nomor criterium ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVII DIY 2025.
Berlomba di sepanjang jalan raya Alun-alun Wonosari, Sabtu (13/9/2025), dua atlet andalan 'Bumi Satriya' berhasil menyabet medali emas untuk kelompok putra dan putri.
Berlomba di jam pertama, Bantul berhasil mengamankan medali emas melalui atlet balap sepeda putri andalannya, Shafa Al Zahra yang menuntaskan 12 putaran dengan raihan poin 20 dan catatan waktu 21 menit, 05.817 detik.
BACA JUGA: Makam Diplomat Arya Daru Dirusak, Mabes Polri Diminta Turun Tangan
Medali perak di kelompok putri direbut atlet Sleman, Nayla Chintya Putri yang menuntaskan lomba 12 putaran dengan mengemas total 11 poin dan catatan waktu 21 menit, 27.497 detik. Sedangkan untuk medali perunggu di kelompok putri akhirnya diraih atlet Kota Jogja, Sabrina Shafinia Tsaqif yang menuntaskan 12 putaran dengan raihan poin 9 dan catatan waktu 22 menit, 26.365 detik.
"Untuk nomor ini, kami bersyukur bisa meraih dua medali emas. Kedepan, kami akan coba raih medali lainnya di nomor berikutnya," kata pelatih balap sepeda Bantul, Fatahilah Abdullah.
Setelah sukses meraih medali emas di kelompok putri, dominasi Bantul di nomor criterium kembali berlanjut saat tampil di kelompok putra. Menurunkan dua atlet andalannya, Bantul sukses mengunci medali emas melalui Rangga Adi Saputra yang mengemas 23 poin dan catatan waktu 25 menit, 06.015 detik untuk 15 putaran yang ditempuhnya.
BACA JUGA: Terjatuh, Pebalap Gunungkidul Veda Gagal Finish di Red Bull Rookies Cup 2025
Medali perak di kelompok putra disabet atlet Kabupaten Sleman melalui Aji Nur Faiz dengan mengemas 15 poin hasil 15 putaran yang dilahap dengan catatan waktu 25 menit, 29.016 detik. Sedangkan medali perunggu direbut atlet Kota Jogja, Rexi Achira Keenan dengan raihan 11 poin dan melahap 15 putaran dengan catatan waktu 26 menit, 37.077 detik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Bajaj akan meluncurkan motor listrik terbarunya ke pasar ekspor lebih dulu sebelum India. Amerika Latin dipilih sebagai target utama karena permintaan kendaraan
Asita DIY menilai tren wisata multi-destinasi menjadi peluang besar bagi Yogyakarta untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan, memperkuat ekonomi lokal, dan men
Harga Bright Gas resmi turun di DIY dan Pulau Jawa. Bright Gas 12 kg kini Rp220.000 dan 5,5 kg Rp103.000 per tabung mulai Juli 2026.
PT Importa Jaya Abadi membidik ekspansi ke pasar Asia Tenggara setelah memperkuat dominasinya di pasar domestik.
Profil Perry Warjiyo, ekonom asal UGM yang mengabdi sekitar 42 tahun di Bank Indonesia dan dikenal sebagai penggagas transformasi pembayaran digital melalui QRI