Mural Patangpuluhan Jogja Suarakan Isu Lingkungan dan Budaya
Mural di Patangpuluhan Jogja menjadi ruang kreativitas anak muda untuk menyuarakan isu lingkungan, budaya, sosial, hingga ekonomi kreatif.
Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel saat konferensi pers usai laga melawan Bali United, Sabtu (20/9/2025). Ist/Dok. PSIM Jogja
Harianjogja.com, GIANYAR—PSIM Jogja tampil impresif dengan menekuk Bali United 3–1 di lanjutan Super League 2025/2026, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (20/9/2025). Meski puas, pelatih Van Gastel menilai timnya belum maksimal karena masih banyak peluang terbuang.
“Sebenarnya kita bisa mencetak gol lebih banyak lagi, tapi ini hasil yang bagus dan saya bangga pada perjuangan pemain,” kata Van Gastel saat konferensi pers seusai laga, Sabtu (20/9/2025).
Pelatih asal Belanda ini lebih menekankan pada bagaimana para pemain mampu menjaga konsentrasi sepanjang laga, khususnya ketika Bali United meningkatkan intensitas pressing mereka. Menurutnya, pressing tinggi dari Bali justru membuka ruang di lini belakang yang bisa dimanfaatkan anak asuhnya.
“Bali mencoba melakukan pressing tinggi, tapi saat lini bertahan mereka naik, banyak celah di belakang yang bisa kita manfaatkan,” ucapnya.
BACA JUGA: Prabowo Targetkan 73 Persen Sekolah Miliki Smart TV di Tahun Pertama
Di sisi lain, kiper PSIM Jogja, Cahya Supriadi, menilai kemenangan ini berkat kekompakan seluruh tim. Ia bersyukur PSIM bisa bangkit setelah sempat tertinggal lebih dulu.
“Kita tahu di babak pertama sempat tertinggal tapi bisa membalikkan keadaan. Saya apresiasi untuk teman-teman semua yang sudah bekerja keras, semoga ke depannya kita terus konsisten,” katanya.
Kemenangan ini sekaligus menegaskan status PSIM Jogja sebagai tim promosi paling menonjol musim ini. Tak tanggung-tanggung, Laskar Mataram berhasil merangsek tiga besar klasemen sementara Super League 2025/2026 di bawah Borneo FC dan Persija Jakarta.
Pada laga ini, Bali United membuka keunggulan melalui penalti Mustafic di menit ke-17. Namun situasi berbalik ketika Raka Cahyana menyamakan skor di menit ke-34.
PSIM kemudian berbalik unggul di masa injury time babak pertama lewat Ezequiel Vidal. Winger asal Belanda, Anton Fase, memperlebar jarak dengan gol ketiga di menit ke-79. Gol ini sekaligus memastikan kemenangan Laskar Mataram 1-3 dan membungkam ribuan pendukung tuan rumah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mural di Patangpuluhan Jogja menjadi ruang kreativitas anak muda untuk menyuarakan isu lingkungan, budaya, sosial, hingga ekonomi kreatif.
Dinsos PPPA Kulonprogo menemukan pensiunan ASN menerima bansos. Penerima yang tidak layak diminta sadar dan dapat diganti sesuai kondisi.
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
MK menyatakan permohonan hak mempertahankan nomor HP saat berganti operator atau MNP tidak dapat diterima karena dinilai kabur.
Disdik Sleman menyebut laporan SD Negeri Ledoknongko tidak mencantumkan siswa sebagai ABK, berbeda dengan informasi awal kepolisian.
Kejagung menyatakan Kolonel Budi Utomo tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG dan ditahan sejak Agustus 2026 di Pomdam Jaya.