DPRD DIY: Stigma Sekolah Bermutu Picu Sekolah Sepi Murid
DPRD DIY menilai stigma sekolah bermutu dan faktor biaya pendidikan menjadi penyebab sekolah kekurangan murid, bukan semata sistem zonasi.
Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel saat ditemui di Stadion Mandala Krida, Jogja, pada Jumat (10/10/2025). - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih PSIM, Jean-Paul Van Gastel, memberikan pujian kepada Persita yang tampil solid dan mampu memanfaatkan kesalahan timnya dengan sangat efektif.
PSIM Jogja harus menelan kekalahan telak 4-0 dari tuan rumah Persita Tangerang dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Indomilk Arena, Jumat (17/10/2025) sore.
“Saya harus memberi pujian kepada Persita, mereka terorganisir sangat baik. Dengan empat kesalahan yang kita buat, mereka sangat efektif dalam mengeksekusi peluang yang kita berikan,” ujarnya saat konferensi pers usai laga.
Van Gastel mengakui timnya tampil jauh di bawah performa terbaik. Ia menilai PSIM tampil jauh di bawah laga sebelumnya.
“Skornya mengecewakan. Sejak menit awal sampai peluit akhir, saya pikir tim saya tidak seperti yang mereka persembahkan di pertandingan-pertandingan sebelumnya,” tandasnya.
Pelatih asal Belanda ini enggan menyalahkan kesalahan individual pemain tertentu. Menurutnya, kesalahan dalam sepak bola adalah hal yang tak terhindarkan. Namun, ia menekankan pentingnya belajar dari situasi seperti ini.
“Dalam laga seperti ini, ini bukan sebatas kesalahan pemain tertentu, tapi permainan tim secara general juga buruk. Tapi itu bagian dari pertandingan. Yang harus mereka pelajari adalah mencoba untuk fokus lagi,” kata Van Gastel.
Sementara itu, bek PSIM Reva Adi mengaku hasil tersebut sangat menyakitkan bagi tim. “Mungkin tim terlalu rileks, terlalu bersantai. Saya tidak bisa banyak komentar. Kita harus bangkit di pertandingan berikutnya. Jangan sampai kesalahan kita terulang lagi,” ucapnya.
Persita membuka keunggulan pada menit ke-24 melalui sepakan Eber Bessa. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, tim Pendekar Cisadane tampil lebih agresif dan menambah tiga gol.
Rayco Rodriguez mencetak dua gol pada menit ke-70 dan 84, sebelum Pablo Ganet yang masuk sebagai pemain pengganti menutup pesta gol di masa injury time.
Dengan hasil ini, Persita memantapkan diri di posisi runner-up klasemen Super League 2025/2026 dengan torehan 16 poin dari delapan laga. Sementara, PSIM masih bercokol di peringkat ketiga dengan 12 poin, namun masih rawan digusur oleh tim-tim di bawahnya yang belum bermain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD DIY menilai stigma sekolah bermutu dan faktor biaya pendidikan menjadi penyebab sekolah kekurangan murid, bukan semata sistem zonasi.
MPR RI dan UII mengevaluasi implementasi UUD 1945, otonomi daerah, serta pengelolaan SDA untuk memperkuat kebijakan nasional.
Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menegaskan ASN harus dijaga dari judi online dan pinjaman online ilegal demi menjaga integritas pemerintahan.
Tingkatkan Layanan Masyarakat, Anggota DPR RI Vita Ervina Desak BPJS Tepat Waktu Bayar Klaim Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan
Simak lima tips menghemat air saat musim kemarau, mulai memanfaatkan air bekas hingga memeriksa kebocoran saluran air di rumah.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.