Ganti Kartu SIM Saat HP Menyala, Apakah Aman?
Ganti kartu SIM saat HP menyala bisa dilakukan pada banyak ponsel. Simak risiko, langkah aman, dan hal yang perlu diperhatikan.
penggemar messi mengamuk di Stadion Salt Lake/Hindustantimes
Harianjogja.com, JOGJA—Satadru Dutta, penyelenggara tur Lionel Messi "GOAT Tour" di Kolkata, ditahan 14 hari menyusul kekacauan penggemar dan vandalisme di Stadion Salt Lake.
Insiden ini juga memicu perseteruan politik antara partai berkuasa Trinamool Congress (TMC) dan oposisi Bharatiya Janata Party (BJP).
Dutta ditangkap pada Sabtu malam, beberapa jam setelah Lionel Messi memulai tur empat kota di India di Kolkata. Penampilan singkat kapten timnas Argentina pemenang Piala Dunia 2022 itu berubah ricuh. Penggemar yang kecewa melakukan vandalisme karena diduga adanya salah urus acara dan blokade pandangan oleh tamu VIP.
Dutta, yang ditangkap atas dugaan salah urus, dibawa ke Pengadilan Bidhannagar. Pengacaranya, Dyutimoy Bhattarcharya, membela kliennya dengan menyatakan Dutta tidak bersalah dan sedang "dijebak".
“Klien saya tidak terlibat dalam pengelolaan acara di dalam stadion. Ia membawa Messi untuk berinteraksi dengan anak-anak kecil. Ia sedang dijebak,” kata Bhattacharya, dikutip dari Hindustantimes, Senin (15/12/2025).
Menyikapi insiden, Gubernur Bengal Barat CV Ananda Bose, Komisaris Polisi Bidhannagar Mukesh Kumar, dan komite penyelidikan tiga anggota bentukan Ketua Menteri Mamata Banerjee mengunjungi Stadion Salt Lake secara terpisah, Minggu (25/2/2024).
Gubernur Bose, yang sebelumnya mengaku tak diizinkan masuk stadion pascaricuh, menyampaikan sejumlah rekomendasi tegas. “Saya akan membuat beberapa rekomendasi, yang utama adalah penyelidikan yudisial atas insiden ini, penangkapan semua penyelenggara dan bukan hanya satu, pengembalian uang yang diambil dari penonton dan pembekuan rekening bank penyelenggara,” ujarnya.
Sekretaris Utama Negara Bagian Manoj Pant, yang termasuk dalam komite penyelidik, mengatakan panel diminta menyerahkan laporan dalam 15 hari. Sementara itu, Komisaris Polisi Mukesh Kumar menyatakan penyelidikan akan diperluas.
“Sejumlah acara telah direncanakan tetapi penyelenggara tidak dapat menyelenggarakannya karena kesalahan manajemen. Kami telah memulai dua kasus. Lebih banyak orang akan dipanggil dan dimintai keterangan,” kata Kumar.
Di luar penanganan hukum, perdebatan politik soal kekacauan ini terus memanas. BJP mendesak penyelidikan yang diawasi pengadilan, sementara TMC menuduh oposisi mengotori acara olahraga dengan politik.
Pemimpin Oposisi Bengal Barat Suvendu Adhikari (BJP) dalam konferensi pers bersikeras, “Hanya penyelidikan yang diawasi oleh hakim yang sedang bertugas yang dapat mengungkap kebenaran. Polisi di sini tenggelam dalam korupsi dan digunakan untuk melayani pemerintah TMC. Mereka tidak tahu bagaimana mengelola acara bintang besar seperti itu.”
Sebaliknya, anggota parlemen TMC Saugata Roy mengecam tuntutan BJP. “Gubernur telah membentuk komite penyelidikan. Komite akan mencari tahu siapa yang bertanggung jawab. Saya mengutuk BJP karena membawa politik ke dalam acara olahraga,” kata Roy seperti dikutip oleh kantor berita ANI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ganti kartu SIM saat HP menyala bisa dilakukan pada banyak ponsel. Simak risiko, langkah aman, dan hal yang perlu diperhatikan.
Pemerintahan Donald Trump dikabarkan akan mencabut tarif 50 persen atas sejumlah barang Kanada menjelang pemilu sela Kongres AS.
MenPPPA Arifah Fauzi mengajak Wanita Syarikat Islam memperkuat kemandirian ekonomi, mencegah kekerasan, dan melahirkan pemimpin perempuan.
Erick Thohir menyampaikan surat Presiden Prabowo kepada Gianni Infantino sebagai bentuk dukungan Indonesia terhadap kepemimpinan FIFA.
Harga emas Pegadaian Sabtu (24/10/2026) bervariasi untuk Antam, Galeri 24, dan UBS. Simak harga jual dan buyback berbagai ukuran.
Cek jadwal perpanjangan SIM Kulonprogo 24 Oktober 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal Satpas 1450, SIMENOR, SIM Keliling, dan syaratnya.