Transfer Pusat Turun, DPRD DIY Minta Belanja Seremonial Dikurangi
Transfer pusat ke DIY turun Rp583,77 miliar. DPRD DIY mendorong efisiensi anggaran, termasuk mengurangi kegiatan seremonial.
Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel didampingi pemain, Rendra Teddy saat konferensi pers di Wisma PSIM, pada Minggu (28/12/2025)./ Harian Jogja-Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja bertekad bangkit saat menjamu PSBS Biak di Stadion Sultan Agung Bantul pada pekan ke-15 Super League 2025/2026, Senin (29/12/2025).
Laga ini menjadi momentum krusial bagi PSIM untuk memutus tren negatif setelah gagal meraih poin penuh dalam dua pertandingan terakhir.
Pertandingan antara PSIM Jogja dan PSBS Biak dijadwalkan berlangsung di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Senin (29/12/2025) pukul 15.30 WIB.
Laga ini sedianya digelar pada Selasa malam, namun dimajukan satu hari dari jadwal semula. Meski demikian, Van Gastel menilai pergeseran waktu tersebut tidak memengaruhi kesiapan anak asuhnya.
“Perubahan jadwal ini tidak begitu penting karena hanya bergeser satu hari. Itu tidak berpengaruh terhadap persiapan kita,” ujar Van Gastel dalam konferensi pers, Minggu (28/12/2025).
PSIM menatap laga kandang ini dengan catatan kurang memuaskan. Setelah takluk 2-0 di markas Persija Jakarta, pekan lalu Laskar Mataram hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menjamu Persijap Jepara.
“Laga tandang melawan Persija memang sangat sulit dengan atmosfer penonton yang luar biasa. Sementara itu, pertandingan melawan Persijap adalah salah satu penampilan terburuk kita,” aku pelatih asal Belanda tersebut.
Waspadai 'Energi Baru' PSBS Biak
Meski saat ini PSIM masih bertahan di posisi lima besar klasemen, Van Gastel mengingatkan pemainnya untuk tidak meremehkan PSBS Biak yang kini menghuni papan bawah. Kehadiran pelatih baru di kubu lawan diprediksi akan memberikan motivasi tambahan bagi tim tamu.
“Melihat posisinya, tidak seharusnya Biak ada di papan bawah. Mereka memiliki fisik yang bagus. Apalagi sekarang mereka punya pelatih baru, artinya ada energi baru yang harus kita waspadai,” tuturnya.
Dari sisi statistik, PSIM memiliki selisih gol +1 hasil dari 17 gol memasukkan dan 16 kebobolan. Meski angka ini merupakan yang terkecil di jajaran papan atas, Van Gastel tetap bangga dengan pencapaian timnya sejauh ini.
“Sebagai tim yang baru promosi dari Liga 2, saya pikir kita telah melakukan yang terbaik. Kita telah berjuang habis-habisan untuk posisi sekarang,” kata Van Gastel.
Ia juga menyoroti perbedaan anggaran antar-tim yang memengaruhi kedalaman skuat. “Tim lain mungkin punya anggaran lebih tinggi untuk mendatangkan pemain level atas. Kita memang hanya punya selisih gol +1, tapi kita harus bangga dengan cara kita bermain dan berjuang,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Transfer pusat ke DIY turun Rp583,77 miliar. DPRD DIY mendorong efisiensi anggaran, termasuk mengurangi kegiatan seremonial.
Argentina menang 4-0 atas Bolivia. Nico Paz mencetak gol, Cristian Romero memimpin sebagai kapten, dan Messi masih disiapkan untuk laga perpisahan.
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian. Antam 1 gram tercatat Rp2,634 juta, Galeri24 Rp2,527 juta dan UBS Rp2,552 juta.
Irlandia vs Austria di Nations League 2 Oktober 2026. Simak jadwal, klasemen Grup B3, kondisi skuad, dan prediksi pertandingannya.
BMKG mengingatkan Jateng selatan mewaspadai hujan lebat, petir, angin kencang, dan puting beliung saat peralihan musim Oktober-November 2026.
DPR menerima surat pemberhentian Listyo Sigit sebagai Kapolri dan pengangkatan Kapolri baru. Komisi III menyetujui Suyudi Ario Bayu.