Garudayaksa FC Juara Pegadaian Championship, Ini Kata Pelatih Widodo
Garudayaksa FC keluar sebagai juara Pegadaian Championship 2025/2026 setelah mengalahkan PSS Sleman di partai final.
Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis (tengah) dalam Pre Match Press Conference pada Minggu (16/11/2025)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN— Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis, angkat suara usai timnya ditahan imbang Persela Lamongan di Stadion Maguwoharjo, Minggu (18/1/2026). Ia menyebut Super Elja kehilangan konsentrasi di menit-menit akhir sehingga gagal mengamankan tiga poin.
“Kami dihukum oleh ketidakkonsentrasian pemain, fokus di akhir-akhir pertandingan, sehingga kami dihukum oleh gol mereka,” ujar Ansyari dalam sesi Post Match Press Conference.
Ansyari menegaskan bahwa pertandingan belum dinyatakan berakhir sampai peluit panjang dibunyikan. Karena itu, ia meminta para pemain menjaga fokus penuh hingga 90 menit tuntas. Aspek inilah yang akan menjadi fokus evaluasi PSS.
“Ini jadi satu evaluasi yang akan kami tingkatkan. Sebelum 90 menit berakhir, berarti kami belum menang,” tegasnya.
Pelatih yang akrab disapa uwak itu menyebut kehilangan fokus di menit akhir adalah hal berbahaya dan harus segera diperbaiki. Meski begitu, ia tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya.
“Yang pertama, kami tetap apresiasi seluruh pemain. Pertandingan tadi cukup menarik, cukup saya kira ini pertandingan yang paling bagus yang saya lihat di sore hari ini,” tandasnya.
Dari kubu Persela Lamongan, Pelatih Kepala Bima Sakti mengapresiasi kerja keras timnya yang mampu membawa pulang satu poin dari Sleman.
“Target kami memang menang. Tapi kalau tidak menang, seri pun Alhamdulillah,” ujarnya.
Bima menilai Persela berhasil memanfaatkan celah ruang yang terbuka ketika PSS terus menekan dan mendorong pemain fullback naik ke depan.
“Kami melihat PSS Sleman enggak puas dengan satu gol sehingga mereka sering naik. Di situ terjadi ruang kosong. Oleh sebab itu, kita masukkan beberapa pemain baru di posisi sayap,” jelasnya.
Hasil imbang ini membuat PSS gagal menyamai poin PS Barito Putera yang berada di puncak klasemen. Super Elja tetap menempati posisi kedua dengan 34 poin, sementara Persela berada di peringkat enam dengan 26 poin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Garudayaksa FC keluar sebagai juara Pegadaian Championship 2025/2026 setelah mengalahkan PSS Sleman di partai final.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.