Tiket Piala Dunia 2026 Bisa Tembus Rp52 Juta, FIFA Dikritik
Harga tiket Piala Dunia 2026 melonjak hingga Rp52 juta akibat sistem adaptive pricing FIFA. Federasi kecil paling terdampak.
Trofi Piala Dunia - ist/FIFA
Harianjogja.com, JOGJA—FIFA dihadapkan pada situasi rumit terkait potensi gugurnya Timnas Iran dari Piala Dunia FIFA 2026. Berdasarkan regulasi, Uni Emirat Arab (UEA) dan Irak muncul sebagai kandidat terkuat pengganti dari zona Asia.
Skenario FIFA dan Kandidat Pengganti
Mengacu pada regulasi FIFA, negara pengganti harus berasal dari konfederasi yang sama, dalam hal ini Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), serta memiliki peringkat dan capaian kompetitif yang relevan di fase kualifikasi.
FIFA dilaporkan akan memprioritaskan tim dengan ranking tertinggi yang gagal lolos langsung pada kualifikasi zona Asia.
Dua nama mencuat sebagai kandidat utama:
Uni Emirat Arab (UEA) – Peringkat FIFA 68.
UEA menjadi tim dengan ranking tertinggi di Asia yang gagal lolos langsung. Mereka kalah dari Irak pada babak play-off AFC, namun secara regulasi tetap memiliki peluang terbesar untuk mengisi slot langsung Iran.
Irak – Pemenang play-off melawan UEA.
Irak berpotensi menjadi alternatif jika terjadi penyesuaian mekanisme. Dalam skenario tertentu, posisi mereka bisa mengalami pergeseran ke jalur play-off antar-konfederasi.
Mekanisme Regulasi FIFA
Secara teknis, UEA dinilai memiliki peluang paling besar untuk mengambil slot langsung Iran di Grup G. Status sebagai runner-up babak play-off konfederasi menjadi faktor penentu dalam skema penggantian.
Sementara itu, Irak bisa saja menempati jalur play-off antar-konfederasi yang sebelumnya menjadi milik UEA, tergantung keputusan final FIFA.
Adapun spekulasi mengenai masuknya Timnas Indonesia sebagai pengganti langsung ditepis oleh regulasi. Dengan peringkat FIFA 134, Indonesia dinilai tidak memenuhi syarat kecukupan poin dan posisi kompetitif yang mendekati Iran.
Keputusan di Tangan FIFA
Keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan FIFA. Otoritas sepak bola dunia itu dituntut bergerak cepat sebelum fase grup dimulai di kota tuan rumah seperti Los Angeles dan Seattle.
Kepastian pengganti Iran akan sangat menentukan komposisi grup dan peta persaingan di Piala Dunia 2026, terutama bagi wakil Asia yang berpeluang mendapatkan keuntungan tambahan dari situasi ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga tiket Piala Dunia 2026 melonjak hingga Rp52 juta akibat sistem adaptive pricing FIFA. Federasi kecil paling terdampak.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.