Laga 72 Menit Berakhir, Yusuf Gagal ke Babak Utama Malaysia Masters
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.
Alex Marquez/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Kecelakaan horor yang menimpa pembalap Gresini Racing, Alex Marquez, di MotoGP Catalunya 2026 memunculkan banyak pertanyaan di kalangan penggemar balap motor dunia. Salah satu yang paling menjadi sorotan adalah estimasi kecepatan saat insiden mengerikan tersebut terjadi.
Hingga kini belum ada data resmi dari MotoGP maupun tim terkait angka pasti kecepatan Alex Marquez ketika menabrak motor Pedro Acosta di lintasan lurus Sirkuit Barcelona-Catalunya, Minggu (17/5/2026). Namun, sejumlah media internasional telah merilis estimasi berdasarkan analisis visual dan karakteristik lintasan.
Insiden bermula ketika motor KTM milik Pedro Acosta mendadak kehilangan tenaga akibat gangguan sistem elektrikal. Dalam posisi slipstreaming atau membuntuti sangat dekat di belakang Acosta, Alex Marquez tidak memiliki cukup waktu untuk menghindar.
Benturan keras pun tak terelakkan. Motor Ducati GP24 milik Marquez menghantam bagian belakang motor Acosta sebelum kehilangan kendali dan terpental ke area gravel. Motor hancur berkeping-keping, sementara salah satu bagian ban bahkan sempat mengenai motor Fabio Di Giannantonio.
Balapan langsung dihentikan sementara menggunakan red flag karena kondisi lintasan dinilai berbahaya.
Sejumlah media global kemudian mencoba mengestimasi kecepatan saat tabrakan terjadi. Media Fox Sports menyebut kecelakaan berlangsung dalam kecepatan lebih dari 200 kilometer per jam. Sementara media asal Spanyol, El Imparcial, menyebut angka yang lebih spesifik yakni sekitar 212 km/jam.
Adapun Claro Sports memperkirakan motor di lintasan lurus Catalunya bisa mencapai kecepatan mendekati 300 km/jam. Namun, angka tersebut diperkirakan merupakan kecepatan maksimum di trek, bukan saat benturan terjadi.
Besarnya kecepatan saat kecelakaan menjelaskan mengapa dampak insiden begitu parah. Alex Marquez mengalami dua cedera serius, yakni fraktur marginal pada vertebra C7 atau tulang leher bagian bawah serta patah tulang selangka kanan.
Tim Gresini Racing memastikan pembalap asal Spanyol itu langsung menjalani operasi pemasangan plat pada tulang selangkanya di Rumah Sakit Umum Catalunya beberapa jam setelah insiden.
Beruntung, Alex Marquez tetap dalam kondisi sadar setelah kecelakaan terjadi. Kondisi tersebut sempat membuat sejumlah pembalap lain, termasuk Alex Rins, merasa lega setelah sebelumnya panik melihat Marquez tergeletak tak bergerak di lintasan.
Insiden ini kembali menjadi pengingat keras mengenai tingginya risiko dalam ajang MotoGP. Teknik slipstreaming yang biasa digunakan pembalap untuk mendapatkan kecepatan tambahan ternyata dapat berubah menjadi situasi mematikan ketika pembalap di depan mengalami masalah mendadak.
Dalam kecepatan di atas 200 km/jam, jarak reaksi pembalap nyaris tidak ada. Sedikit gangguan teknis saja dapat memicu kecelakaan beruntun dengan konsekuensi fatal.
MotoGP Catalunya 2026 pun kini dikenang sebagai salah satu seri paling mencekam musim ini. Para penggemar berharap Alex Marquez dapat pulih sepenuhnya dan kembali membalap secepat mungkin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.