Jadi Pahlawan Timnas Indonesia, Emil Audero Tuai Apresiasi Rayo
Emil Audero mendapat apresiasi pelatih Rayo Vallecano setelah membantu Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 lewat adu penalti.
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie mengekspresikan kegembiraannya seusai menambah poin saat pertandingan melawan tunggal putra Taiwan Wang Tzu Wei pada semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (25/1/2025)./Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Jonatan Christie harus menghentikan langkahnya di ajang bulu tangkis Super 500 Malaysia Masters 2026 setelah tersingkir pada babak perempat final di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Jumat (22/5/2026). Kekalahan tersebut terjadi dalam pertandingan tiga gim melawan wakil Tiongkok, Hu Zhe An, dengan skor 21-14, 13-21, 16-21.
Hasil ini membuat tunggal putra andalan Indonesia itu gagal melaju ke semifinal, meski sempat menunjukkan performa menjanjikan pada gim pertama. Pertandingan tersebut menjadi salah satu laga ketat yang harus dilalui Jonatan sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan lawan di gim penentuan.
Meski hasil akhir tidak berpihak, Jonatan Christie memilih untuk tidak larut dalam kekecewaan dan segera mengalihkan fokus ke agenda turnamen berikutnya dalam kalender BWF. Ia dijadwalkan tampil pada dua turnamen besar, yakni Super 750 Singapura Open dan Super 1000 Indonesia Open 2026.
Dalam keterangannya yang disampaikan melalui PP PBSI, Jonatan menyoroti pentingnya adaptasi terhadap kondisi lapangan dan shuttlecock yang berbeda di setiap turnamen. Menurutnya, penyesuaian cepat menjadi kunci untuk menjaga konsistensi performa di level elite.
“Ke depan persiapan ke Singapura dan Indonesia harus dimatangkan lagi. Setiap hari pasti akan berjalan berbeda. Di sini, di Singapura, dan di Indonesia beda-beda kondisi lapangan dan shuttlecock-nya, jadi harus cepat penyesuaiannya,” ungkap Jonatan Christie dalam pernyataan resmi PP PBSI.
Evaluasi pertandingan juga menjadi perhatian utama Jonatan Christie setelah menghadapi Hu Zhe An. Ia mengakui sempat menguasai jalannya permainan pada gim pertama, namun situasi berubah ketika lawan mulai mampu membaca pola serangannya pada gim kedua.
“Di gim kedua dia mulai banyak membaca pola permainan saya, dan saya kurang siap untuk segera mengubah pola,” tambahnya.
Pada gim ketiga, Jonatan sempat mencoba mengejar ketertinggalan poin, namun sejumlah kesalahan di momen krusial membuat peluang comeback semakin sulit. Intensitas permainan yang tinggi di fase akhir pertandingan menjadi penentu hasil akhir laga tersebut.
Ke depan, Jonatan Christie akan langsung menghadapi tantangan baru di Singapura Open. Berdasarkan jadwal BWF, ia dijadwalkan bertemu wakil India, Prannoy H.S, pada babak awal. Secara statistik, Jonatan masih unggul dalam rekor pertemuan dengan tujuh kemenangan dari total 10 laga sebelumnya, yang menjadi modal penting menghadapi turnamen berikutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Emil Audero mendapat apresiasi pelatih Rayo Vallecano setelah membantu Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 lewat adu penalti.
Korban penembakan di bengkel Boyolali menjalani operasi untuk mengangkat peluru yang bersarang di pipi kiri. Polisi memburu terduga pelaku.
Cek jadwal DAMRI YIA-Jogja Minggu, 11 Oktober 2026, dengan lima pilihan tujuan dan tarif normal Rp80.000 per penumpang.
KAI Daop 6 Yogyakarta menunda penertiban emplasemen Stasiun Solo Jebres. Stasiun ini melayani rata-rata 5.100 penumpang setiap hari.
Prakiraan cuaca DIY Minggu, 11 Oktober 2026, didominasi cerah. Suhu Kota Jogja diperkirakan mencapai 34°C, tertinggi di antara wilayah DIY.
Sebanyak 5.000 peserta mengikuti meditasi Tata Hati Indonesia yang digelar YCCK di UGM, secara langsung maupun daring, tanpa dipungut biaya.