Pemuncak Klasemen F1 Kimi Antonelli Tetap Rendah Hati

Jumali
Jumali Senin, 01 Juni 2026 08:17 WIB
Pemuncak Klasemen F1 Kimi Antonelli Tetap Rendah Hati

Ilustrasi balapan Formula 1 - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Pembalap Mercedes, Kimi Antonelli, memilih tetap fokus menjalani musim Formula 1 2026 meski saat ini memimpin klasemen sementara dan menjadi salah satu kandidat terkuat peraih gelar juara dunia.

Pembalap asal Italia itu tampil impresif dalam lima seri awal musim. Antonelli mengumpulkan 131 poin berkat empat kemenangan dan lima podium, sekaligus mengantarkannya ke puncak klasemen pembalap.

Catatan tersebut membuat Antonelli menjadi pembalap termuda yang pernah memimpin klasemen Formula 1 pada tahap awal musim, melampaui sejumlah nama besar yang pernah mencatatkan prestasi serupa.

Meski unggul cukup jauh dari para pesaingnya, Antonelli menilai perjalanan musim masih panjang sehingga terlalu dini untuk membicarakan peluang merebut gelar juara dunia.

“Saya rasa masih terlalu dini untuk membicarakan hal itu. Memang saat ini saya memiliki keunggulan poin, tetapi itu tidak berarti saya bisa merasa tenang. Saya harus terus konsisten karena persaingan tidak akan mudah,” ujar Antonelli, dikutip dari wawancara di situs resmi Formula 1, Minggu (31/5/2026).

Antonelli saat ini unggul 50 poin atas rekan setimnya di Mercedes, George Russell, yang berada di posisi kedua klasemen dengan koleksi 81 poin.

Meski memiliki keunggulan yang cukup nyaman, Antonelli justru menilai Russell sebagai salah satu ancaman terbesar dalam perebutan gelar musim ini. Menurutnya, persaingan di dalam tim Mercedes tetap sangat ketat.

“Pesaing semakin dekat, dan George juga sangat cepat. Saya hanya ingin fokus pada diri sendiri, menikmati setiap momen mengemudi, dan berusaha tampil secepat mungkin,” katanya.

Performa gemilang Antonelli pada musim ini membuat namanya mulai diperhitungkan dalam perburuan berbagai rekor Formula 1. Jika mampu mempertahankan konsistensi hingga akhir musim, pembalap berusia 19 tahun itu berpeluang menjadi juara dunia termuda sepanjang sejarah.

Saat ini rekor tersebut masih dipegang oleh Sebastian Vettel yang menjadi juara dunia pada usia 23 tahun 134 hari. Sementara itu, Lewis Hamilton meraih gelar perdananya pada usia 23 tahun 300 hari.

Tantangan berikutnya bagi Antonelli akan datang pada seri keenam musim ini di Monaco Grand Prix yang berlangsung pada 5-7 Juni 2026. Balapan di sirkuit jalan raya Monaco dikenal sebagai salah satu yang paling menuntut konsentrasi karena karakter lintasannya yang sempit dan minim ruang untuk melakukan kesalahan.

Hasil di Monaco akan menjadi salah satu tolok ukur penting untuk melihat apakah Antonelli mampu menjaga konsistensi performanya dalam perburuan gelar Formula 1 musim 2026.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online